Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Organ Vital Jenazah Dibawa ke RSDM Surakarta, Dugaan Ridwan Korban Penganiayaan di Karanganyar

Pihak kepolisian sebelumnya telah meminta persetujuan kepada pihak keluarga terkait pembongkaran makam guna proses autopsi pada Kamis (27/5/2021).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Situasi jelang pembongkaran makam Ridwan untuk proses autopsi di TPU Brongkol, Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Tim Forensik RSUD dr Moewardi (RSDM) Surakarta membawa beberapa organ vital bagian dada jenazah Ridwan, korban penganiayaan untuk dilakukan uji laboratorium.

Pihak kepolisian sebelumnya telah meminta persetujuan kepada pihak keluarga terkait pembongkaran makam guna proses autopsi pada Kamis (27/5/2021).

Selain Tim Forensik RSDM Surakarta, kepolisian juga melibatkan Tim SAR Kabupaten Karanganyar untuk pembongkaran makam. 

Baca juga: Makam Ridwan di Karanganyar Dibongkar. Dikira Korban Kecelakaan Tunggal, Ternyata Dianiaya Teman

Baca juga: Pendaftaran BPUM Karanganyar Dibuka Hingga 21 Juni 2021, Begini Syarat Wajib yang Harus Diketahui

Baca juga: Kemenag Karanganyar: Pasca Libur Lebaran, 50 Persen Santri Sudah Masuk Pondok

Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 Mulai Menurun Lagi di Karanganyar, Sempat Meningkat Saat Lebaran

Perlu diketahui, jenazah Ridwan dimakamkan di TPU Brongkol, Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar pada Senin (17/5/2021). 

Adapun proses autopsi dilakukan guna memastikan penyebab kematian Ridwan.

Proses autopsi dimulai pukul 11.00 dan berakhir sekira pukul 13.00.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Kresnawan Hussein menyampaikan, ada beberapa organ vital bagian dada yang diambil tim forensik untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

"Yang diambil bagian dada, ada memar," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (27/5/2021). 

Dia menuturkan, hasil autopsi dapat diketahui paling tidak sekira 1-2 minggu ke depan.

Seusai dilakukan proses autopsi, jenazah Ridwan langsung dikebumikan kembali. 

"Ada pihak keluarga yang datang ke lokasi menyaksikan proses autopsi, kakak iparnya."

"Pada intinya keluarga meyakini penyebab kematiannya karena kekerasan yang dilakukan pelaku, penganiayaan," ucapnya.

Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk memperjelas kasus penganiayaan ini. (Agus Iswadi)

Baca juga: Warga Dusun Paponan Temanggung Belum Percaya, Orangtua Aisyah Tega Bunuh Anaknya, Ini Kata Mereka

Baca juga: Kronologi Ruwatan Berujung Kematian di Bejen Temanggung, Dukun Sebut Anak Marsidi Titisan Genderuwo

Baca juga: Mobil Ambulans Bawa Jenazah Adu Banteng dengan Truk di Tonjong Brebes, 4 Orang Tewas

Baca juga: Jalan Lingkar Brebes-Tegal Telah Selesai, Dibangun di Atas Struktur Rawa, Panjangnya 17,4 Kilometer

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved