Berita Jawa Tengah

Kemenag Karanganyar: Pasca Libur Lebaran, 50 Persen Santri Sudah Masuk Pondok

Ponpes yang sudah menerima santri di antara seperti ponpes Kecamatan Karanganyar, Beruk, Gondangrejo, dan Karangpandan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara simbolis memberangkatkan armada bus yang mengangkut para santri Ponpes Lirboyo di depan Kantor Setda Karanganyar, Senin (24/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Kemenag Karanganyar mengimbau kepada pengelola pondok pesantren (ponpes) untuk memperketat protokol kesehatan menyusul mulai kembalinya santri dari wilayah masing-masing. 

Berdasarkan informasi, dari 32 ponpes di Kabupaten Karanganyar, sudah ada sekira 50 persen santri yang kembali ke pondok.

Ponpes yang sudah menerima santri seperti berada di wilayah Kecamatan Karanganyar, Beruk, Gondangrejo, dan Karangpandan.

Santri itu tidak hanya berada dari Karanganyar, melainkan juga dari luar kota.

Baca juga: Relawan SAR Karanganyar Laporkan Warga Berinisial H, Dugaan Ujaran Kebencian Melalui Medsos

Baca juga: Pemkab Karanganyar Buka 1.746 Formasi CPNS dan PPPK, Seleksi Mulai 30 Mei 2021

Baca juga: Operasi Ketupat Candi Sudah Berakhir, Ini Program Kelanjutan Polres Karanganyar, Siagakan Tiga Pos

Baca juga: Dampak Keributan Ormas di Mojogedang Karanganyar, Dua Motor Rusak, Kaca Jendela Rumah Pecah

Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso menyampaikan, beberapa santri sudah kembali ke ponpes sejak pasca Lebaran.

Sisanya ada santri yang kembali ke ponpes untuk melanjutkan pembelajaran pada Juni hingga Juli 2021. 

"Kami mengimbau kepada pengelola pondok pesantren, ketika santri datang ke Karanganyar atau pondok harus membawa surat keterangan sehat ( rapid swab antigen)."

"Protokol kesehatan di pondok, baik untuk santri maupun ustad juga harus diperhatikan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (24/5/2021). 

Dia mewanti-wanti agar santri yang kembali ke ponpes dalam kondisi sehat.

Di sisi lain, pengelola juga disarankan apabila santri sudah masuk ke area pondok agar tidak ada aktivitas keluar masuk. 

Selama santri berada di dalam ponpes, para wali santri diminta tidak melakukan kunjungan sementara waktu.

Lanjutnya, pengelola pondok diharapkan dapat berkoordinasi dengan Puskesmas setempat apabila ada santri yang bergejala supaya segera mendapatkan penanganan.

"Kalau ada anak yang tidak sehat bisa diisolasi di ruang tersendiri, tidak bercampur dengan santri lain," terangnya. 

Sebelumnya, 93 santri asal Karanganyar telah menjalani rapid swab antigen sebelum kembali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved