Penanganan Corona
FOKUS - Klaster Aneh Tepian Kendal
Suasana bertambah tak nyaman tatkala ada seorang petugas datang, memanfaatkan pengeras suara di musala untuk memanggil warga.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - KAMIS (20/5/2021) mungkin menjadi hari yang tak dilupakan bagi sebagian warga Dusun Ngareanak, Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.
Ini bukan kaitannya peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), dimana masyarakat diminta hening sejenak pada pukul 10.00, mengumandangkan lagu Indonesia Raya.
Warga di lingkungan RT 02 dan RT 03 RW 05 justru dikejutkan kehadiran sepucuk surat undangan mengikuti tes swab di Puskesmas setempat.
Baca juga: 18 Warganya Positif Covid, Satu RT di Ngareanak Kendal Dilockdown. Kebutuhan Makanan Disuplai Desa
Baca juga: 2 Lapas di Kendal Jadi Klaster Baru Penularan Covid, 40 Pegawai dan Warga Binaan Diisolasi
Baca juga: Dugaan Video Syur Bu Kadus di Rowosari, Polres Kendal: Yang Kami Soroti Adalah Penyebarannya
Baca juga: 39 Ruang Isolasi Kembali Disiagakan di RSDC Kendal, Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Lebaran
Surat disebut sesuai instruksi Dinkes Kabupaten Kendal.
Kian terkejut ketika mereka membaca surat itu.
Sebut saja Wahiki, warga setempat.
Surat yang tertuju menyebutkan bila dirinya diduga terpapar Covid-19.
Disebut gejala awal adalah sakit demam.
Gejala mayoritas warga, selain batuk dan pilek seperti yang tercantum dalam daftar tracking sampel di dua RT tersebut.
Sekira 58 warga, tertulis bila mereka mulai mengalami gejala pada 17 Mei 2021.
Meski, ada sebagian di antara mereka sebenarnya tak bergejala atau sakit apapun.
Suatu hal yang aneh baginya.
Sebab selama ini, tidak ada satupun pihak yang bertanya langsung padanya, entah itu terkait kondisi kesehatan maupun lainnya.
Tanda tanya besar baginya dan warga lain hingga saat ini.
Data dari manakah atau siapakah yang menyodorkannya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ngareanak-kendal-1.jpg)