Breaking News:

Teror Virus Corona

18 Warganya Positif Covid, Satu RT di Ngareanak Kendal Dilockdown. Kebutuhan Makanan Disuplai Desa

Sebanyak 18 warga di RT 03 RW 05 di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, dinyatakan positif Covid-19.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
kompas.com
Ilustrasi virus corona yang menjadi pandemi global. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Sebanyak 18 warga di RT 03 RW 05 di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, dinyatakan positif Covid-19. Mereka tertular virus SARS-CoV-2 seusai mengikuti kegiatan keagamaan di musala.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kendal Ferinando Rad Bonay, Minggu (23/5/2021).

Dijelaskan Ferinando, klaster ini bermula saat tiga orang warga diketahui terpapar corona.

Pihak puskesmas setempat melakukan tracing kepada warga sekitar dan menemukan 48 orang diduga kontak erat dengan pasien positif Covid-19 tersebut.

"Dari 48 orang yang diduga kontak erat, 34 orang di antaranya sudah menjalani tes swab. Kemungkinan, klaster tarawih atau kegiatan keagamaan di musala," terangnya.

Baca juga: 2 Lapas di Kendal Jadi Klaster Baru Penularan Covid, 40 Pegawai dan Warga Binaan Diisolasi

Baca juga: Kasus Video Syur Bu Kadus di Kendal Diselidiki: Diduga Pernah Beredar 2017, Polisi Periksa 3 Saksi

Baca juga: 39 Ruang Isolasi Kembali Disiagakan di RSDC Kendal, Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Lebaran

Baca juga: Bermodal Baju Polisi dan Mengaku Berpangkat Iptu, Warga Batang Tipu 2 Wanita Kendal

Dari 34 warga yang sudah dites swab, ditemukan 19 orang terpapar corona. Rinciannya, 18 orang warga RT 03 RW 05 dan satu warga RT 02 RW 05 di Desa Ngareanak.

Kata Ferinando, 18 orang yang terpapar berada di 15 rumah dalam satu RT. Sehingga, rukun tetangga tersebut kini masuk zona merah Covid-19 berdasarkan perhitungan PPKM mikro.

"Ini, satu RT, zona merah mengacu PPKM mikro. Sudah diambil tindakan oleh Satgas Covid-19 desa, tidak boleh keluar rumah dan makan dicukupi desa. Aktivitas di desa pembatasan ketat," tuturnya.

Ferinando menjelaskan, status zona merah hanya berlaku untuk RT 03 RW 05 saja. Sehingga, yang perlu dilakukan lockdown hanya RT tersebut dengan pemantauan satgas desa.

"Yang disebut zona merah hanya RT tersebut, kalau desanya tidak. Jadi, isolasinya tingkat RT. Kalau sudah beberapa RT di desa zona merah maka satu desa perlu di lockdown," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved