Breaking News:

Berita Viral

Dewi Persik Manggung Tanpa Prokes di Kaliwungu Kudus Viral, Bupati: Polisi Panggil Penyelenggara

Video pedangdut Dewi Persik manggung di acara khitanan di Kudus viral. Dalam video, terlihat penonton berkerumun dan tak memakai masker.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: rika irawati
tangkap layar video netizen
Video pedangdut Dewi Persik manggung tanpa protokol kesehatan di acara khitanan di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Sabtu (22/5/2021), viral di media sosial. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Video pedangdut Dewi Persik tengah manggung di acara khitanan di Kudus viral. Dalam video, terlihat penonton berkerumun dan sejumlah orang tidak memakai masker.

Pelantun lagu "Stop, Engkau Mencuri Hatiku" itu manggung di acara khitanan anak pengusaha busana muslim di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Sabtu (22/5/2021).

Banyak pihak mempertanyakan acara tersebut karena terselenggara pada masa pandemi Covid-19.

Terkhusus, di tengah kondisi, jumlah pasien Covid-19 Kabupaten Kudus melonjak pesat.

Bupati Kudus HM Hartopo mengaku telah menerima laporan acara tersebut.

Baca juga: PKB Ajukan Tiga Gus sebagai Kandidat Wakil Bupati Kudus, Gus Khifni: Tidak Ada Mahar Politik

Baca juga: Nama Bupati Kudus Dicatut Penipu, ‎Hartopo: Saya Tidak Pernah Pasang Foto di WA

Baca juga: Pengunjung Membeludak, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus Tutup Tempat Wisata Mbalong Sangkalputung

Baca juga: Polisi Kantongi Pelaku Pembunuhan Remaja Putri di Kaliwungu Kudus, Kapolres: Orangnya Sudah Jelas

Dia pun telah menelepon Kapolres Kudus terkait penanganannya.

Kata Hartopo, polisi telah memanggil pihak penyelenggara untuk dimintai keterangan.

"Terkait Dewi Persik, tadi saya sudah telepon Pak Kapolres dalam penanganannya. Dan siang ini, semua dari pihak penyelenggara, mulai EO, Forkompincam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, semua dipanggil untuk ke Polres Kudus dimintai keterangan," kata Hartopo, Minggu (23/5/2021).

Keterangan lebih lanjut terkait pemanggilan itu, kata dia, akan disampaikan pihak kepolisian.

Hartopo mengimbau masyarakat Kudus memiliki kesadaran menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

"Kita boleh bekerja, boleh ada pergerakan ekonomi. Tapi, harus seiring sejalan dengan protokol kesehatan," imbuhnya.

Dia meminta masyarakat memahami imbauan pemerintah, baik melalui surat edaran maupun peraturan gubernur untuk dipahami.

"Jangan sampai diabaikan," ujarnya. (*)

Baca juga: 2 Lapas di Kendal Jadi Klaster Baru Penularan Covid, 40 Pegawai dan Warga Binaan Diisolasi

Baca juga: Puan Singgung Kader PDIP Harus Berjuang secara Nyata, Bukan Hanya di Medsos. Sindir Ganjar?

Baca juga: Ini Kata Ganjar soal Tak Diundang di Acara PDIP Jateng lantaran Dinilai Berseberangan dengan Partai

Baca juga: Ganjar Tak Diundang Acara PDIP Jateng yang Dihadiri Puan, Bambang Pacul: Terlalu Ambisius Nyapres

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved