Penanganan Corona
14 Hari Pasca Lebaran, Semua Rumah Sakit di Jateng Diminta Siaga, Ganjar: Sesuai Instruksi Presiden
Dalam rapat bersaa Presiden Joko Widodo meminta semua kepala daerah di Jawa Tengah mewaspadai potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran.
Sementara itu, dalam rapat tersebut Presiden Joko Widodo meminta semua kepala daerah mewaspadai potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran.
Sebab meski mudik dilarang, faktanya ada 1,5 juta warga yang tetap nekat mudik.
"Hati-hati pasca Lebaran."
"Betul-betul kita harus waspada karena berpotensi ada peningkatan kasus baru Covid."
"Meskipun kita mengeluarkan kebijakan larangan mudik, saya dapat data masih ada 1,5 juta orang yang mudik pada 6-17 Mei kemarin," kata Jokowi.
Jokowi menegaskan semua rumah sakit harus disiapkan.
Upaya testing, tracing, dan treatmen juga harus terus digenjot.
"Kasus aktif akhir-akhir ini sudah ada penurunan, kita berharap tidak ada peningkatan."
"Tingkatkan testing dan tracing, kalau ketemu langsung di treathment."
"Ini harus benar-benar dilakukan, sebagai upaya kita untuk mengendalikan," ucapnya. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: 4.706 Kendaraan Diputarbalikkan saat Berusaha Masuk Jateng, Terbanyak di Brebes dan Wonogiri
Baca juga: Cuma Diberi THR Rp 50 Ribu, Alasan Mogok Kerja Ratusan Buruh Pabrik Aksesoris Sepatu di Brebes
Baca juga: Puncak Perayaan Hari Jadi Kabupaten Tegal Ditandai Kirab Pataka, Seluruh Peserta Pakai Masker
Baca juga: Dedy Yon Sidak ASN Pemkot Tegal Pasca Libur Lebaran: Alhamdulillah Berangkat Semua