Breaking News:

Teror Virus Corona

18 Warga Tanalum Purbalingga Positif Covid, Berawal dari Tilik Bayi hingga Ikut Tarawih Keliling

Sedikitnya 18 warga Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, dinyatakan positif Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinkes Kabupaten Purbalingga, Hanung Wikantono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Sedikitnya 18 warga Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, dinyatakan positif Covid-19. Kasus ini muncul setelah mereka menjenguk bayi di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono mengatakan, pihaknya terus melakukan tracing untuk mengetahui seberapa luas virus ini menyebar di satu kampung.

"Tadi, tim dari Dinkes dan Puskesmas melakukan tracing terhadap 106 orang, sekaligus dilakukan swab PCR," katanya, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Pura-pura Jatuh dari Motor, Pemuda Banjarnegara Rampas HP Penolong. Berakhir di Polres Purbalingga

Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang, Bupati Purbalingga Ancam Tutup Toko Modern yang Nekat Buka 24 Jam Per Hari

Baca juga: Yakin Batik Ecoprint Purbalingga Berkembang, Menaker Ida Fauziyah Janji Beri Pelatihan Pemasaran

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-22 di Purbalingga, 4 Mei 2021

Menurut Hanung, swab massal dilakukan karena para pasien positif sebelumnya melakukan mobilitas tinggi.

Bahkan, sebelum klaster ini diketahui, para pasien sempat melakukan tarawih keliling (tarling) di sejumlah masjid kampung.

"Untuk sasaran swab hari ini ada empat kategori, antara lain warga yang kontak erat dengan pasien positif, kontak sosial kegiatan tarling, dan perangkat desa yg kontak dengan pak kades yg mengeluh anosmia," ujarnya.

Hasil swab PCR ini, kata Hanung, akan diketahui 2-3 hari ke depan. Dia berharap, tidak banyak warga yang hasil tesnya positif.

"Yang positif, nantinya akan dilakukan tiga langkah penanganan yaitu Isolasi mandiri, selain itu mereka juga akan dirawat dan mendapatkan pengobatan yang memadai," jelasnya.

Hanung menambahkan, swab kedua akan dilakukan dalam lima hari ke depan. Jika hasilnya masih positif, maka para pasien akan menjalani karantina mandiri selama 14 hari lagi.

Menindaklanjuti kejadian luar biasa ini, Desa Tanalum berstatus zona merah dan wajib menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Prokes tetap yang utama, mohon dipatuhi terutama di tempat tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan, semisal pasar, swalayan, tempat wisata, masjid saat ibadah salat berjemaah dan tempat pelayanan publik lain," ujarnya.

Baca juga: H-9 Lebaran, Warga Pemalang Mulai Borong Kebutuhan Pokok. Dari Biskuit sampai Minyak Goreng

Baca juga: Lansia di Banyumas Bingung, Baru Terima Dosis Pertama tapi Program Vaksinasi Massal BUMN Sudah Tutup

Baca juga: 27 Tahun Menikah, Co Founder Microsoft Bill Gates Umumkan Perceraian dari Melinda

Baca juga: Kirim Telegram, Kapolri Minta Kapolda Tutup Wisata di Zona Oranye dan Merah saat Libur Lebaran

Data terbaru dari corona.purbalinggakab.go.id, jumlah total kasus positif Covid-19 di Purbalingga mencapai 5.501 orang.

Sebanyak 243 orang meninggal, sedangkan 105 orang menjalani isolasi mandiri dan 25 orang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "18 Orang Positif Covid-19 Setelah Jenguk Bayi, Satu Kampung di Purbalingga Jalani Tes Swab Massal".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved