Breaking News:

Berita Banjarnegara

Tak Terpengaruh Larangan Mudik, Pemkab Banjarnegara Tetap Terima Wisatawan Luar Daerah ke Dieng

Larangan mudik Lebaran yang berlaku 6-17 Mei, dipastikan tak mempengaruhi operasional tempat wisata di Dieng Banjarnegara.

ISTIMEWA
Gambaran keramaian di kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA – Larangan mudik Lebaran yang berlaku 6-17 Mei, dipastikan tak mempengaruhi operasional tempat wisata di Dieng Banjarnegara. Bahkan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara Agung Yusianto mengatakan, pihaknya tetap menerima wisatawan dari luar daerah pada periode tersebut.

Namun, pihaknya tetap akan mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat, apakah nanti wisatawan dari luar daerah, termasuk dari sekitar, semisal Wonosobo, Purwokerto, atau Magelang, boleh berwisata ke Banjarnegara dan Dieng.

"Pokoknya, kami ikuti kebijakan dari pemerintah seperti apa. Saat ini, boleh dari luar Banjarnegara dan Wonosobo," tutur dia, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Jalan Pucang-Jenggawur Banjarnegara Sudah Mulus, Akses ke Pekalongan dan Dieng Diharapkan Lancar

Baca juga: Pengusaha Carica di Dieng Wonosobo Kembali Harus Gigit Jari Tahun Ini, Imbas Larangan Mudik Katanya

Baca juga: Wisatawan Bisa Ngabuburit di Kawah Sikidang Dieng, Dinparbud Banjarnegara: Tetap Buka Selama Ramadan

Baca juga: Wisata Dieng Justru Ramai Jelang Ramadan, Disparbud Banjarnegara: Akhir Pekan 19.880 Wisatawan

Jika diizinkan, Agung mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skenario penguraian kerumunan wisatawan di kawasan wisata Dieng.

Selain alur kunjungan wisata di Dieng, persiapan lain yang menurut Agung sudah mantap adalah penerapan protokol kesehatan di seluruh tempat wisata di Kabupaten Banjarnegara.

"Masalah protokol kesehatan, kami sudah tidak ada masalah. Tempat cuci tangan pakai sabun yang permanen sudah siap, alat ukur suhu tubuh juga, di Candi Arjuna pakai alat ukur digital. Siap semua, dari sisi protokol kesehatan," kata dia.

Kemudian, seluruh tempat wisata juga dibatasi kapasitasnya menjadi maksimal 30 persen.

Jam operasional juga menjadi pukul 08.00-16.00 WIB.

Larangan mudik lintas daerah

Meski pariwisata Banjarnegara terbuka untuk wisatawan dari luar daerah, pemerintah Indonesia melarang adanya perjalanan orang dalam negeri lintas kota/kabupaten/provinsi.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved