Breaking News:

Berita Solo

Gali Tanah untuk Pondasi Toko, Tukang BangunanTemukan 24 Granat Nanas dalam Guci di Jebres Solo

Pekerja bangunan menemukan 24 granat jenis nanas saat akan membangun pondasi toko modern di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Purwodiningratan, Jebres, Solo.

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA
Ilustrasi granat nanas . 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Pekerja bangunan menemukan 24 granat jenis nanas saat akan membangun pondasi toko modern di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah. Granat tersebut tersimpan di dalam tanah, dalam sebuah guci.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Wakapolresta) Solo AKBP Deny Heryanto membenarkan adanya temuan granat nanas di Kawasan Jebres ini.

Menurutnya, granat nanas tersebut ditemukan Sabtu (24/4/2021), ketika para pekerja bangunan menggali tanah untuk pondasi bangunan toko modern.

Baca juga: Antisipasi Pemudik Colong Start, Terminal Tirtonadi Solo Lakukan Tes GeNose bagi Penumpang Bus AKAP

Baca juga: Jika Disesuaikan Target, Masih Kurang 11.000 Lansia, Capaian Vaksinasi Masih Rendah di Solo

Baca juga: Bayi Kembar Siam Karanganyar Berhasil Dipisahkan di RSUD Dr Moewardi Solo, Operasi Hampir 4 Jam

Baca juga: Pemudik Bakal Dicegat di 5 Pintu Masuk Solo, Dicek Rapit Antigen dan Diisolasi 5 Hari di Techno Park

Ketika kepala tukang menggali tanah di sebelah pojok utara, pada kedalaman sekitar 40 sentimeter, cangkul mengenai sebuah guci kecil.

"Selanjutnya, dikeruk (pakai) tangan, ternyata sebuah guci tanah berisi granat, jumlahnya 24 buah," kata Deny saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (27/4/2021).

Granat nanas yang ditemukan tersebut mereka laporkan kepada kepolisian pada Minggu (25/4/2021), sekitar pukul 08.00 WIB.

Deny mengatakan, granat nanas tersebut kemudian diinventarisasi dan diperiksa tim penjinak bom (Jibom) Gegana Solo Baru.

Setelah itu, granat tersebut didisposal atau dimusnahkan lewat cara diledakkan di tanah kosong di Kawasan Mojosongo.

"Granat diledakkan di Kawasan Mojosongo," terang dia.

Baca juga: 13 Mahari Store Bakal Tutup Tahun Ini, Dampak Lesunya Ekonomi akibat Wabah Covid-19

Baca juga: 77 Dusun di Kabupaten Semarang Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan 163 Tanki Air Bersih

Baca juga: Uji Coba PTM Tahap Pertama di Jateng Diklaim Lancar, Gubernur Izinkan Sekolah Tambah Kelas

Baca juga: Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas saat Libur Lebaran, Dishub Banyumas Optimalkan 18 Kamera Pengawas

Deny meminta masyarakat segera melapor ke kepolisian, apabila menemukan benda-benda asing diduga granat atau sejenisnya, dari peninggalan zaman Belanda atau Jepang.

"Kami mengimbau masyarakat, apabila menemukan benda-benda asing yang sekiranya membahayakan, entah itu peninggalan bom, mungkin granat dan sejenisnya, peninggalan Belanda atau Jepang, segera melaporkan kepada kepolisian setempat untuk dilakukan upaya penanganan. Sehingga, tidak menimbulkan korban, terutama bagi masyarakat yang menemukan," ungkap Deny. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Puluhan Granat Nanas dalam Guci Ditemukan Tertimbun Tanah di Solo".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved