Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Hasil Patroli Balap Liar Selama 14 Hari di Karanganyar, Polisi Sita 10 Kendaraan di Dua Desa

10 kendaraan disita dalam patroli balap liar di Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat dan Desa Sroyo Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
POLRES KARANGANYAR
Sepeda motor yang diamankan polisi saat membubarkan kerumunan yang dicurigai balap liar di Waru, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (10/4/2021) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Jajaran Polres Karanganyar menyita 10 kendaraan selama Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2021

Berdasarkan informasi, 10 kendaraan itu disita tim gabungan dari jajaran polsek dan Satlantas Polres Karanganyar saat melakukan patroli balap liar di Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat dan Desa Sroyo Kecamatan Jaten. 

Kepala Posko Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2021, Iptu Anggoro Wahyu S menyampaikan, tidak ada kejadian menonjol sejak berlangsungnya operasi selama 14 hari. 

Baca juga: Karanganyar Kembali Berzona Merah Covid-19, Purwati: Banyak Masyarakat Mulai Tidak Pakai Masker

Baca juga: Ada Jemaah Positif Covid-19, Masjid di Jaten Karanganyar Ditutup 10 Hari

Baca juga: Belum Diminta Putar Balik, Pengemudi Luar Daerah di Cemoro Kandang Karanganyar Harus Swab Antigen

Baca juga: Kolam Renang Intanpari Karanganyar Beroperasi Sepekan Jelang Lebaran, Saat Ini Lagi Direhab

Dia mengungkapkan, Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Selain itu juga menyosialisasikan larangan mudik dan memutus mata rantai Covid-19. 

Namun selama operasi berjalan, kepolisian menerima beberapa laporan dari masyarakat adanya aksi balap liar di Kabupaten Karanganyar.

Total sudah ada 10 sepeda motor yang disita di Kantor Satlantas Polres Karanganyar.

"Sepeda motor yang diambil baru tujuh, yang tiga belum."

"Setiap mengambil mewajibkan membawa (didampingi) orangtua, RT, RW, Lurah."

"Dengan harapan ikut mengawasi," kata Ipda Anggoro kepada Tribunbanyumas.com, Senin (26/4/2021). 

Dia menuturkan, dalam mengantisipasi adanya aksi balap liar, anggota rutin melakukan patroli serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Kemarin ada juga info di Waru, kami bentuk tim Buser."

"Kami pantau mulai pukul 02.00 hingga pukul 04.00, tapi ternyata tidak jadi," ucapnya. (Agus Iswadi)

Baca juga: 25 Warga Sampangan Semarang Positif Covid, Pulang Takziah Lanjut Rekreasi ke Temanggung

Baca juga: Pelaku Sewa Ruko Sehari di Temanggung, Toko Sembako di Solo Kena Tipu, Pesan Barang Cara COD

Baca juga: Pasutri Asal Brebes Ini Bikin Kurma Berbahan Tomat, Sempat Gagal 10 Kali Saat Rintis Usaha

Baca juga: Peneror Putri Bupati Brebes Ternyata Pecatan Polisi, Pelaku Sempat Tabrak Portal Gerbang Mapolres

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved