Breaking News:

Teror Virus Corona

25 Warga Sampangan Semarang Positif Covid, Pulang Takziah Lanjut Rekreasi ke Temanggung

Sebanyak 25 warga Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, terpapar Covid-19 usai takziah ke luar kota.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Akses masuk wilayah RT 12 RW 1 Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur ditutup setelah 25 warganya terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (23/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 25 warga Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, terpapar Covid-19 usai takziah ke luar kota.

Lurah Sampangan Supono membenarkan kabar tersebut. Dia menjelaskan, warga yang terpapar Covid-19 merupakan warga RT 12 RW 1, yang sebelumnya bersama-sama takziah ke Temanggung menggunakan dua unit mobil.

"Asal mula warga, dua mobil takziah ke Temanggung. Kemudian, rekreasi di daerah Magelang, makan-makan, setelah itu pulang," terang Supono.

Baca juga: Lolos Penyekatan, Pemudik di Kota Semarang Wajib Jalani Karantina 5 Hari di Rumah Dinas Wali Kota

Baca juga: Tak Ada Lagi Negosiasi, Tim Appraisal Nyatakan Harga Tanah Terdampak Tol Semarang-Demak Sudah Final

Baca juga: Ini Tanggapan CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, Kabar Liga 1 Digulir Mulai 3 Juli 2021

Baca juga: Cemburu Dapat Kabar Istri Siri Didekati Pria Lain, Pemuda di Ngaliyan Semarang Tusuk Tetangga

Berdasarkan informasi yang ia terima dari pihak RT dan RW, takziah warga ke luar kota itu dilakukan sekitar satu pekan lalu.

Sepulang dari acara tersebut, seorang warga dinyatakan terpapar Covid-19.

Pihak puskesmas pun langsung melakukan tracing atau penelusuran hingga menemukan 25 warga yang terpapar Covid-19.

"Ada yang bergejala, ada yang orang tanpa gejala (OTG). Dua orang sudah dinyatakan negatif. Lainnya, ada yang dirawat di rumah sakit, rumah dinas, dan isolasi mandiri," tambahnya.

Satgas Covid-19 Kelurahan Sampangan pun langsung melakukan tindakan. Supono meminta lockdown dengan menutup akses ke lingkungan setempat sementara waktu.

Baca juga: Pemudik di Banyumas Bakal Dikarantina, Biaya Selama Isolasi Ditanggung Pribadi

Baca juga: Lobi Lion Air Group Layani Halim-Blora, Bupati Arief Berharap Bandara Ngloram Segera Beroperasi

Baca juga: Jalan Pucang-Jenggawur Banjarnegara Sudah Mulus, Akses ke Pekalongan dan Dieng Diharapkan Lancar

Baca juga: Lagi, 2 Pemuda di Kebumen Ditangkap atas Kasus Jual Beli Petasan. Polisi Sita 8 Kg Bubuk Petasan

Warga RT tersebut diharapkan tidak berpergian jika tidak ada kepentingan yang mendesak.

Penyemprotan disinfektan di lingkungan permukiman juga dilakukan untuk mencegah penularan yang lebih luas.

Pihaknya telah bekerja sama dengan pihak RT dan RW setempat untuk membantu kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri.

"Ada yang nganterin makanan, nasi kotak, sembako. Semprotan disinfektan rutin. Ada bantuan juga dari PMI," sebutnya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved