Berita Kriminal
Cemburu Dapat Kabar Istri Siri Didekati Pria Lain, Pemuda di Ngaliyan Semarang Tusuk Tetangga
Rio Aji Erwinsyah (19) warga Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, tega menghajar dan menusuk tetangganya, Prasetyo Bayu Aji (19).
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Rio Aji Erwinsyah (19) warga Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, tega menghajar dan menusuk tetangganya, Prasetyo Bayu Aji (19). Setelah itu, Rio meninggalkan Bayu di pinggir sungai Plumbon Ngaliyan.
Kejadian ini dipicu rasa marah Rio lantaran istri sirinya digoda Bayu.
Kejadian yang berlangsung Selasa (6/4/2021) itu tak dilakukan sendiri. Rio menghajar Bayu bersama temannya, Wahib (26), warga Wonosari, Ngaliyan.
Setelah itu, keduanya berusaha kabur ke Lampung. Keduanya ditangkap polisi saat di Terminal Sisemut Ungaran, Kabupaten Semarang.
Baca juga: Dinkes Kota Semarang Buka Layanan Vaksinasi Covid Sistem Drive Thru, Ini Syarat dan Cara Menerimanya
Baca juga: 9 Anak Terciduk saat Akan Tawuran di Tembalang Semarang, Bawa Batu dan Sabuk Berujung Besi
Baca juga: Gudang Alat Produksi Roti di Pedurungan Semarang Terbakar, 3 Motor dan 1 Mobil Ikut Ludes
Baca juga: Mau Terbitkan Buku Tapi Terkendala Modal? Coba Hubungi Penerbit Beruang di Peterongan Semarang Ini
Dihadapan Polisi, Rio mengaku terbakar amarah karena mendapat kabar dari temannya, bahwa istrinya berselingkuh dengan Bayu di tempat kerja.
Dirinya pun mencoba mempertemukan Bayu bersama keluarganya dan istrinya, di rumah. Namun, dalam pertemuan itu, dia malah mendapat ejekan.
"Maksud saya, kalau senang ya sana tanggung jawab. Kalau tidak senang, ya jangan ganggu. Malah, (saat) mau pulang, dikatakan 'makannya kasih uang istri'," ujar pria yang bekerja sebagai pekerja bangunan itu, Selasa (20/4/2021).
Menurutnya, Bayu juga menghampirinya saat Rio nongkrong di tempat yang tak jauh dari rumahnya. Bayu kembali mengucapkan kalimat yang membuat Rio meradang.
"Korban saya omongi baik-baik. Tapi malah omongannya tidak enak. Kata teman, saya mau dikerjai oleh korban," kata dia di Mapolrestabes Semarang.
Kemudian, Bayu bersama temannya mengajaknya ke daerah Mangkang.
Rio dibonceng teman Bayu, naik motor Mio berwarna biru bernomor polisi BD 5341 CT. Sementara Bayu, mengendarai motor sendiri, yakni Mio bernomor polisi H 3503 MY.
"Wahib sendiri awalnya cuma ingin tahu permasalahan antara saya dengan Bayu. Kemudian, Wahib berboncengan dengan Bayu ke arah Mangkang, kemudian ditinggal. Korban bersama temannya menjemput saya dibawa ke Mangkang, tepatnya di Kaliancar," jelasnya.
Sesampai, di Mangkang, terjadi percekcokan antara dirinya dengan Bayu. Saat terjadi percekcokan, teman korban yang membawanya tidak ada di tempat.
"Tanpa pikir panjang, Bayu saya tusuk di bagian leher, perut, dan dada. Bayu lalu tersungkur," ujar dia.
Baca juga: Pemberian THR Karyawan di Pemalang, Disnaker: Perusahaan Boleh Nyicil Hingga Akhir Tahun
Baca juga: BST Kemensos Rp 300 Ribu Mulai Disalurkan, Ada 20.827 Penerima Manfaat di Karanganyar
Baca juga: Pos Penyekatan Wilayah Perbatasan Diaktifkan Mulai Hari Ini, Contoh di Cepu Blora
Baca juga: Dua Pengemudi Jalani Rapid Swab Antigen, Lintasi Pos Penyekatan Cemoro Kandang Karanganyar
Dia kemudian meninggalkan Bayu di pinggir Sungai Plumbon.