Breaking News:

Berita Kebumen

Lagi, 2 Pemuda di Kebumen Ditangkap atas Kasus Jual Beli Petasan. Polisi Sita 8 Kg Bubuk Petasan

Lagi, Sat Resnarkoba menyita 8 kilogram serbuk petasan serta belasan lembar sumbu siap edar.

TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Penyidik Polres Kebumen menunjukkan barang bukti serbuk mercon dalam rilis ungkap kasus petasan di mapolres setempat, Jumat (24/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Lagi, Sat Resnarkoba menyita 8 kilogram serbuk petasan serta belasan lembar sumbu siap edar.

Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengungkapkan, serbuk petasan disita dari dua tersangka, masing-masing berinisial AF (19) dan DR (28), warga Desa Kembangsawit, Kecamatan Ambal, Kebumen.

Keduanya pun terancam hukuman 20 tahun penjara setelah Polres Kebumen menyangkakan para tersangka dengan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI No 12 Tahun 1951.

Penangkapan mereka berawal dari informasi masyarakat. Ada pemuda sedang minum-minuman keras pada hari Kamis (22/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, di batas kota Kebumen di Desa Jatisasri.

Baca juga: Tiga Warga Klirong Kebumen Ini Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara, Akibat Jual Serbuk Petasan

Baca juga: Rumah di Kalirancang Kebumen Terbakar, Api Diduga dari Tungku saat Memanaskan Sayur untuk Sahur

Baca juga: Pemkab Kebumen Gagas Kawasan Industri Bahari, Dibangun di Kecamatan Puring hingga Klirong

Baca juga: Kebijakan Pemkab Kebumen: Pemudik Wajib Isolasi Mandiri Selama Empat Hari

Pemuda berinisial AF itu selanjutnya digeledah Sat Resnarkoba. Polisi mendapatkan 3 kilogram serbuk petasan berikut lembaran sumbu.

"Awalnya, kami mengamankan tersangka AF. Dari tersangka AF, kami dapatkan barang bukti 3 kg serbuk petasan, berikut lembaran sumbu ini," ungkap Iptu Tugiman, Jumat (23/4/2021)).

Dari keterangan AF, diperoleh informasi jika serbuk petasan miliknya diperoleh dari tersangka IR yang tidak lain adalah tetangganya.

Sat Resnarkoba langsung memburu tersangka IR dan mendapatkan serbuk petasan lain, sebanyak 5 kg berikut lembaran sumbu petasan.

Keterangan tersangka IR, ia bisa memperoleh keuntungan Rp 55 ribu untuk tiap kantong plastik berisi 1 kilogram serbuk petasan yang dijual.

Kasat Narkoba Polres Kebumen AKP Paryudi menambahkan, sampai saat ini, pihaknya masih gencar melakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan atau KKYD, dengan sasaran miras dan petasan serta kembang api yang membahayakan.

"Ini instruksi langsung dari Kapolres Kebumen. Kegiatan KKYD masih terus berlangsung," ungkap AKP Paryudi.

KKYD yang tengah digelar Polres Kebumen hingga tingkat polsek itu bertujuan agar selama Ramadan, umat muslim lebih khusyuk beribadah. (*)

Baca juga: Resep Pancake Kurma, Praktis Dibuat untuk Menu Buka Puasa ataupun Sahur

Baca juga: Mensos Coret 21 Juta Nama Penerima Bantuan di DTKS, Begini Cara Cek Data Terbaru Warga Miskin

Baca juga: Penyidik KPK Terima Suap Rp 1,5 Miliar, Janji Hentikan Penyelidikan Kasus Wali Kota Tanjungbalai

Baca juga: 5 Berita Populer: Permintaan Sajadah Batik Kudus Mulai Meningkat-Aturan Baru terkait Mudik Lebaran

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved