Breaking News:

Teror Virus Corona

Tiga Guru SMA Negeri 1 Gondang Sragen Meninggal Akibat Covid, Sekolah Ditutup 14 Hari

Tiga guru SMA Negeri 1 Gondang, Kabupaten Sragen, dikonfirmasi meninggal dalam kondisi positif Covid-19.

Editor: rika irawati
Stocktrek Images/Getty Images
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN - Tiga guru SMA Negeri 1 Gondang, Kabupaten Sragen, dikonfirmasi meninggal dalam kondisi positif Covid-19. Seluruh aktivitas kegiatan di itupun dihentikan selama 14 hari.

Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VI Jawa Tengah Suratno saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (19/4/2021).

Menurutnya, SMAN 1 Gondang bukan merupakan sekolah yang melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

"Sesuai dengan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Sragen, layanan-layanan yang berbentuk tatap muka untuk administrastif bukan KBM (kegiatan belajar mengajar) karena sejak dulu pembelajaran jarak jauh (PJJ), sementara dihentikan," kata Suratno.

Baca juga: 7 Guru di Sragen Positif Covid dan 2 Meninggal, Uji Coba Sekolah Tatap Muka Dihentikan

Baca juga: Ruko di Masaran Sragen Terbakar: 1 Mobil, 2 Motor, dan 5 Ton Pupuk Ludes

Baca juga: Jalan di Timur Kantor Pemkab Sragen Bakal Jadi Pasar Takjil, Buka Setiap Sore selama Ramadan

Baca juga: Minggir saat Berpapasan dengan Mobil Lain, Mobil Keluarga Sutarno Berakhir Jatuh ke Sungai di Sragen

Suratno mengatakan, meskipun sistem pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh, sebagian guru dan karyawan harus masuk ke sekolah dan mengajar melalui daring.

Namun, karena ada guru yang meninggal terkonfirmasi Covid-19 maka layanan administrasi sekolah sementara dihentikan selama 14 hari dimulai pada Senin (12/4/2021).

"Karena ini aktivitas dihentikan maka (guru) mengajarnya tetap PJJ tapi dari rumah masing-masing," ungkap Suratno.

Suratno mengimbau, sekolah SMA/SMK di Kabupaten Sragen untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sehingga, kejadian di SMAN 1 Gondang sebagai pelajaran bagi sekolah SMA/SMK lain agar selalu disiplin prokes ketat.

"Jadi, ini sebagai warning kita tetap harus selalu disiplin untuk protokol kesehatan di sekolah," kata dia.

Suratno menyebut, ada dua sekolah SMA/SMK di Kabupaten Sragen yang melaksanakan uji coba PTM pada 5 April 2021, yakni SMAN 1 Sragen dan SMKN 2 Sragen.

Baca juga: Polisi Polda Lampung Telantar 10 Hari di Pelabuhan Merak, Berhasil Pulang setelah Viral di Medsos

Baca juga: 3 Penambang Pasir Merapi Tewas, Tebing Setinggi 75 Meter di Sungai Bebeng Kaliurang Magelang Runtuh

Baca juga: Peneror Putri Bupati Brebes Ditangkap, Ditembak karena Ancam Polisi Pakai Pisau

Baca juga: Update Kasus Covid di Banyumas 19 April 2021: Dua Hari Angka Kematian Nol

Pelaksanaan uji coba PTM di dua sekolah tersebut berjalan lancar dengan tetap menerapkan prokes ketat.

"Ini jeda karena tahapannya adalah tahapan evaluasi dari pelaksanaan uji coba," kata Suratno. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Guru Meninggal akibat Covid-19, Aktivitas SMAN 1 Gondang Sragen Dihentikan 14 Hari".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved