Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021

Dimulai Pekan Depan, Pendataan Perantau Asal Jatiyoso Karanganyar, Camat: Penting Buat Pemantauan

Ada sekira 6.000 perantau asal Jatiyoso Karanganyar yang tersebar di Jabodetabek serta luar Pulau Jawa seperti Sulawesi dan Kalimantan.

TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Rapat koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara virtual di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (7/4/2021). 

Lanjutnya, dengan data yang diperoleh dari tingkat RT dan RW, pihak kecamatan bersama petugas Puskesmas akan melakukan pemantauan. 

"Zona mengkhawatirkan, kami cek kesehatannya."

"Kami pantau selama seminggu."

"Kalau tidak ada gejala, kemungkinan orang itu sehat," ucapnya. 

Dia telah mengecek terminal di wilayah Ngadirojo Wonogiri yang kerap digunakan sebagai penurunan penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Para perantau asal Kecamatan Jatiyoso yang biasanya mudik naik bus dan turunnya di wilayah tersebut. 

Selain menggunakan moda transportasi bus, para pemudik ada juga yang menggunakan mobil pribadi dan travel. 

"Kami cek di Ngadirojo Wonogiri belum ramai."

"Biasanya lewat situ kalau yang naik angkutan umum, bus," jelas Camat Jatiyoso.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan, pendataan para pemudik yang tiba di kampung halaman sangat penting guna pemantauan. 

Halaman
123
Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved