Senin, 1 Juni 2026

Paskah 2021

Banser Kudus Siap Terjunkan 4000 Anggota, Bantu Pengamanan Ibadah Paskah

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama siap merapatkan barisan menjaga gereja saat perayaan Paskah.

Tayang:
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa/Dok Diskominfo Kudus
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo (kiri) bersama Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma (kanan), saat melakukan persiapan pengamanan menjelang Paskah di Command Centre, Rabu (31/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama siap merapatkan barisan menjaga gereja saat perayaan Paskah.

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kudus Muh Afifudin‎ menjelaskan, pihaknya siap membantu kelancaran ibadah Paskah.

"Kami siap membantu menjaga gereja. Jumlahnya (personel) yang disiapkan, tergantung permintaan," kata dia, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Ketahuan Selingkuh, ASN Pemkab Kudus Diusulkan Terima Sanksi Penurunan Pangkat 3 Tahun

Baca juga: Plt Bupati Kudus Perintahkan Petugas Dishub Berjaga di City Walk, Tertibkan Parkir di Utara Jalan

Baca juga: Pemkab Kudus Tak Akan Tolak Pemudik, Siapkan Tempat Karantina Terpusat di Rusunawa Bakalan Krapyak

Baca juga: 11 Rumah di Gulang Kudus Rusak Diterjang Lesus, Mayoritas Bagian Atap

Dia menyampaikan, telah memiliki anggota yang tersebar hingga ke setiap desa yang ada di Kudus.

"Anggota kami sekarang, jumlahnya ada sekitar 4.000 orang," kata dia.

Saat ini, pihaknya masih menunggu instruksi dari Polres Kudus untuk membantu pengamanan di gereja.

"Kami masih menunggu instruksi dari Polres Kudus," kata dia.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Kudus AKP Anwar akan menyiagakan anggotanya untuk pengamanan selama perayaan Paskah.

Dia juga menerjunkan anjing pelacak untuk meakukan sterilisasi terhadap bahan peledak yang membahayakan jemaat.

"Anggota kami, termasuk anjing polisi, nanti akan melakukan penyisiran dari bahan peledak," ujar dia.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo memberikan arahan agar warga masyarakat tetap menjaga persaudaraan dan toleransi, pascabom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

"Tetap menjaga suasana kondusif, untuk fokus kemajuan bersama serta persaudaraan dan toleransi," jelas dia.

Baca juga: Kasir Koperasi di Colomadu Karanganyar Diduga Gelapkan Dana, Hasil Audit Ada Selisih Rp 9,3 Miliar

Baca juga: Gugatannya Ditolak Hakim PN Purbalingga, Warga Bodaskarangjati Jadi Tersangka Kasus Aborsi

Baca juga: Jelang Paskah, Anggota Polresta Banyumas Bersenjata Lengkap Amankan Gereja yang Ada

Baca juga: Pembacokan Berdarah Terjadi Lagi di Kebumen, Warga Lajer Tewas Dicelurit setelah Cekcok

Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan kewaspadaan terhadap potensi-potensi yang menyebabkan terganggunya harmonisasi.

‎"Mari, tingkatkan deteksi dini potensi kerawanan agar tetap kondusif," ajaknya.

Menurut Hartopo, selama ini, Kabupaten Kudus merupakan kota yang toleran dan menghargai satu sama lain.

"‎Selama ini, Kudus kota yang toleran dan semoga tidak terjadi apa-apa," ujar dia. (Raka F Pujangga)‎

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved