Berita Semarang
SPMB Kota Semarang Bakal Beri Ruang bagi Pendaftar Luar Kota
Untuk TK dan SD ada tiga jalur. Jalur domisili, jalur afirmasi dan jalur mutasi. Kalau untuk SMP empat jalur
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Semarang disebutkan hampir rampung.
- Salah satu perubahan yang disiapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang tahun ini adalah pemberian akses bagi warga luar Kota Semarang yang selama ini mengalami kendala saat mendaftarkan anak sekolah, terutama ke jenjang sekolah dasar (SD).
- Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan mengatakan, regulasi, sistem daring, serta data pendukung SPMB telah siap.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Semarang disebutkan hampir rampung.
Salah satu perubahan yang disiapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang tahun ini adalah pemberian akses bagi warga luar Kota Semarang yang selama ini mengalami kendala saat mendaftarkan anak sekolah, terutama ke jenjang sekolah dasar (SD).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan mengatakan, regulasi, sistem daring, serta data pendukung SPMB telah siap.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelesaikan bimbingan teknis (Bimtek) bagi para operator sebelum jadwal resmi diumumkan kepada masyarakat.
"Ini kami menyelesaikan dulu untuk Bimtek, operatornya. (Jadwal pelaksanaannya) Kan kalau (tingkat) provinsi tanggal 3 sudah mulai. Kalau kota kan masih tanggal 8 nanti. Jadi nanti setelah Bimtek kami sosialisasi kepada masyarakat," kata Ahsan dihubungi Tribun Jateng, Senin (1/6/2026).
Menurut Ahsan, data terakhir yang masih ditunggu adalah hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jalur prestasi SMP yang telah dirilis pemerintah pusat dan akan segera dimasukkan ke dalam sistem.
"Jadi intinya semua data-data yang diperlukan untuk SPMB itu serta platform, website, SPMB sudah siap semuanya," ujarnya.
Selain itu, ia menyebut Dinas Pendidikan juga telah menyelesaikan tahap pra-SPMB untuk jalur afirmasi anak berkebutuhan khusus (ABK), baik yang akan masuk SD maupun SMP.
"Untuk pra-SPMB sudah selesai. Pra-SPMB itu untuk jalur afirmasi anak berkebutuhan khusus, baik yang mau masuk ke SD maupun masuk ke SMP sudah selesai. Dan sudah kami isikan sehingga tinggal penempatan," katanya.
Baca juga: KPK Awasi Penyelenggaraan SPMB, Begini Tanggapan Disdik Kota Semarang
Terkait jalur penerimaan, Ahsan menjelaskan terdapat tiga jalur untuk TK dan SD, yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Sementara untuk SMP terdapat tambahan jalur prestasi.
"Untuk TK dan SD ada tiga jalur. Jalur domisili, jalur afirmasi dan jalur mutasi. Kalau untuk SMP empat jalur, jadi tiga jalur di TK dan SD tadi tambah satu jalur prestasi," ujarnya.
Adapun kuota minimal yang disiapkan untuk jenjang TK dan SD meliputi jalur domisili sebesar 70 persen, afirmasi 20 persen, dan mutasi 5 persen.
"Untuk TK dan SD, itu domisili 70 persen. Paling sedikit ya. Untuk afirmasi paling sedikit 20 persen. Untuk mutasi paling sedikit 5 persen. Masih ada sisa 5 persen itu nanti bisa bergerak untuk memenuhi kuota di domisili maupun kuota afirmasi," jelasnya.
Di sisi lain, lanjut dia, Dinas Pendidikan juga menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kendala yang pernah muncul pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
Di antaranya berkaitan dengan pendaftaran calon murid dari luar Kota Semarang.
| Imbas Kritik Viral, Pemprov Jateng Tetap Prioritaskan Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu |
|
|---|
| Astra Motor Yogyakarta Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447H di Wilayah Sleman dan Bantul |
|
|---|
| Enam Hari Libur Beruntun, 75 Ribu Orang Jejali Stasiun Purwokerto |
|
|---|
| Jokowi Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Ajudan Buka Suara: Tidak Ada Undangan Resmi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260601-kadinas-pendidikan-kota-semarang.jpg)