Breaking News:

Berita Blora

Sejumlah Rumah di Blora Rata dengan Tanah, Diterjang Angin Puting Beliung

Sejumlah rumah di Blora rusak akibat diterjang angin puting beliung, Minggu (21/3/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Sebuah rumah di Kabupaten Blora rata dengan tanah setelah diterjang puting beliung, Minggu (21/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Sejumlah rumah di Blora rusak akibat diterjang angin puting beliung, Minggu (21/3/2021). Bahkan, di antaranya ada yang rata dengan tanah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Hadi Praseno didampingi anggota Tim Reaksi Cepat, Agung Tri, mengatakan, angin ribut menerjang dua kecamatan.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian puting beliung di dua kecamatan, Kunduran dan Ngawen," katanya, Senin (22/3/2021).

Baca juga: Air Panas Alami Hasil Pengeboran Minyak di Blora Jadi Tempat Berendam Warga, Ini Lokasinya

Baca juga: Kapolres Blora: Kami Masih Selidi Kasus SMP Merdeka Ngawen, Komputer Hingga Proyektor Dibobol Maling

Baca juga: Calon Jemaah Haji di Blora Mulai Disuntik Vaksin, Kemenag: Syarat Utama Menuju Tanah Suci

Baca juga: Pemkab Blora Pertimbangkan Mekanisme Block Seat dan Subsidi, Rencana Maskapai Citilink Buka Rute

Agung menambahkan, di antara rumah yang rusak akibat terjangan puting beliung, yakni di Desa Plumbon, Kecamatan Ngawen, ada rumah milik Joko Cahyono (25), warga RT 06 RW 10, yang rata dengan tanah.

Masih di desa yang sama, ada rumah milik Sutarjo (40), dimana teras roboh dan dindingnya jebol.

Kemudian, di Desa Bandungrojo, Kecamatan Ngawen, rumah milik Sabikin (70) rusak akibat tertimpa bambu tumbang.

Sementara, rumah milik Shobirin (26), di RT 06 RW 01, rata dengan tanah.

Delapan rumah lain di wilayah tersebut rusak dibagian atap, dimana bagian genting tersapu angin.

Selain rumah, kata Agung, dilaporkan terdapat sejumlah pohon tumbang akibat puting beliung.

Misalnya saja, di Desa Tawangrejo, Kunduran, dua pohon jati tumbang melintang di jalan antardesa.

Kemudian, di Desa Bergolo, Ngawen, juga terdapat kejadian serupa.

Baca juga: Dapat Hand Sanitizer-Masker dari Singapura, Pemkab Kendal Prioritaskan Sekolah dan Layanan Publik

Baca juga: BUMN Buka Sentra Vaksinasi Covid di PRPP Semarang, Sasaran Awal Lansia Ber-KTP Kota Semarang

Baca juga: Sempat Unggul di Babak Awal, PSIS Semarang Harus Takluk 3-3 dari Barito Putera di Piala Menpora

Baca juga: Lezatnya Sego Jangkrik, Kuliner Khas Kota Kretek yang Konon Menu Favorit Sunan Kudus

Selain itu, di Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, sebuah pohon jati tumbang melintang di jalan provinsi.

"Kami langsung mengevakuasi pohon tumbang yang melintang di jalan agar tidak mengganggu lalu lintas," kata Agung. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved