Breaking News:

Berita Cilacap

Wanita Hamil 7 Bulan Ditemukan Tewas di Pinggir Sawah di Adipala Cilacap, Pembunuh Saudara Sepupu

Polisi mengungkap pelaku pembunuhan wanita berjilbab di Desa Adiraja Kulon, Kecamatan Adipala, Cilacap.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan seorang wanita berjilbab yang ditemukan tergeletak di pinggir sawah di Desa Adiraja, Cilacap, Kamis (18/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Tersangka kasus pembunuhan DA (28), seorang wanita berjilbab yang ditemukan tergeletak di pinggir sawah di Desa Adiraja Kulon, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, terungkap.

Tersangka dapat diungkap setelah polisi mendapatkan hasil visum kurang dari 24 jam dan mengumpulkan saksi-saksi serta barang bukti.

Bukti-bukti tersebut mengarah pada SA alias Imin (38), yang merupakan sepupu korban.

"Tersangka dan korban merupakan saudara sepupu dan rumah mereka berdekatan. Mereka terlibat hubungan asmara yang mengakibatkan korban hamil tujuh bulan," ujar Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi, dalam konferensi pers, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Selesai, Pengamat Ekonomi Unsoed Purwokerto: Pemkab Cilacap Merugi

Baca juga: BKSDA Jateng Temukan Tanaman Mangrove Kategori Langka di Segara Anakan Cilacap, Ini Cirinya

Baca juga: Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Rampung Sejak 2017, Pembangunan Gedung Kejari Cilacap Terganjal

Baca juga: Pemkab Cilacap dan 2 Perusahaan Lanjutkan Kerja Sama Pengolahan Sampah Sistem RDF di TPA Jeruk Legi

Kapolres mengatakan, SA emosi dan kesal karena DA meminta pertanggungjawabannya.

Kemudian, SA membekap DA dari belakang, menggunakan kedua tangan.

"Hubungan mereka kurang lebih sudah satu tahun. Korban merupakan seorang janda beranak dua sedangkan pelaku sudah berkeluarga dan memiliki dua anak," jelasnya.

"Korban diajak ketemuan mengendarai sepeda motor dan di TKP, tersangka membunuh korban," tuturnya.

DA yang merupakan warga Desa Ketanggung, Kecamatan Sampang, ditemukan saat sudah tidak bernyawa.

Setelah diidentifikasi dan dilakukan visum, ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di bagian leher, membiru, sehingga disimpulkan sebagai korban pembunuhan.

Selain SA, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, pakaian korban, dan satu unit handphone.

Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tindak pidana pembunuhan dan diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Setelah Jalan Baru Dibuka TMMD, di Desa Tegalpingen Purbalingga Diharapkan Ada Track Paralayang

Baca juga: Tulis Surat kepada Presiden Jokowi, Perangkat Desa Glempang Banyumas Minta Dibebaskan dari Penjara

Baca juga: Jelang Arus Mudik Lebaran, Polda Jateng Bakal Dirikan Posko Kesehatan di Setiap Rest Area

Baca juga: Muncul Klaster Kampus, 39 Dosen di UNG Positif Covid-19. Kampus Ditutup Sementara

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved