Breaking News:

Berita Cilacap Hari Ini

Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Selesai, Pengamat Ekonomi Unsoed Purwokerto: Pemkab Cilacap Merugi

Daerah yang seharusnya mampu membuka banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, jadi terhambat karena ulah Pemkab Cilacap.

ISTIMEWA
Pengamat Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Icuk Rangga Bawono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pengamat Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Icuk Rangga Bawono mempertanyakan revisi Perda RTRW Kabupaten Cilacap yang tak kunjung disahkan. 

Sebab Perda RTRW ini menjadi pondasi utama bagi pemda meraup investasi sebanyak mungkin.

Apalagi, Presiden Joko Widodo telah menetapkan Cilacap sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN). 

Artinya, Pemerintah Pusat sudah memberi aba-aba akan menarik investor untuk menanamkan investasi.

Baca juga: BKSDA Jateng Temukan Tanaman Mangrove Kategori Langka di Segara Anakan Cilacap, Ini Cirinya

Baca juga: Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Rampung Sejak 2017, Pembangunan Gedung Kejari Cilacap Terganjal

Baca juga: Pemkab Cilacap dan 2 Perusahaan Lanjutkan Kerja Sama Pengolahan Sampah Sistem RDF di TPA Jeruk Legi

Baca juga: Begini Cara Guru SMP Negeri Satu Atap 1 Cilacap Buang Kejenuhan Siswa Akibat Belajar Daring

Selain itu Cilacap juga menjadi bagian dari wilayah pertumbuhan strategis baru yang terhubung dengan Tanjung Lesun, Sukabumi, dan Pangandaran. 

Ada juga kawasan industri, seperti pengisian LPG, pengolahan aspal, pabrik pelumas, pelabuhan laut Tanjung Intan, dan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.

Cilacap juga punya potensi menjadi primadona investor.

Itu karena memiliki sekira 32 ribu hektare lahan yang siap digunakan untuk pengembangan industri berskala nasional. 

Jika revisi Perda RTRW tidak segera disahkan, seluruh potensi investasi tersebut akan sia-sia. 

Daerah yang seharusnya mampu membuka banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, jadi terhambat karena ulah Pemkab Cilacap itu sendiri.

Halaman
123
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved