Berita Banjarnegara Hari Ini

Kisah Gadis Pelukis Wajah Asal Penusupan Banjarnegara: Kalau Meratap Sakit Terus Bisa Makin Drop

Matanya tak berpaling, kecuali pada sebuah foto di smartphone hasil rekayasa kamera, yang akan ia duplikasi dengan cara menggambarnya.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Eprisa Nova Rahmawati, pelukis wajah asal Desa Panusupan, Kecamatan Penawaran, Kabupaten Banjarnegara. 

Rahma tak bisa lagi bermain dengan teman-temannya di sekolah.

Ia sempat terpukul karena kondisinya yang berubah.

Ia mulai menatap hari-hari kosong di rumah.

Kesunyian menghampiri setiap waktu.

Tapi Rahma enggan berlarut dengan kesedihan.

Masa depannya masih panjang.

Ia tak ingin jauh terpuruk.

Selalu ada harapan baginya untuk sembuh. 

Rahma mulai mengisi waktunya yang kosong dengan menggambar.

Dia mengangkat kembali pensil yang lama ia tinggal.

Rahma berhasil mengubur kesedihan dengan hobi yang menyenangkan.

"Kalau meratap terus, saya akan semakin drop."

"Saya coba bangkit untuk berkarya, sambil menunggu sembuh tiba" katanya.

Dengan kesibukan itu, hari-hari Rahma tak lagi hampa.

Di balik musibah yang menimpanya, ada hikmah yang berhasil diraihnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved