Breaking News:

Berita Banyumas

Hari Ini, Ratusan Prajurit TNI di Banyumas Mulai Divaksin Covid-19 di RS Wijayakusuma

Ratusan personel TNI dari Kodim 0701 dan Korem 071 Wijayakusuma Banyumas mengikuti vaksinasi Covid-19 di RS Wijayakusuma, Selasa (2/3/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Seorang personel TNI saat menjalani vaksin di RS TNI Wijayakusuma, Purwokerto, Selasa (2/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ratusan personel TNI dari Kodim 0701 dan Korem 071 Wijayakusuma Banyumas mengikuti vaksinasi Covid-19 di RS Wijayakusuma, Selasa (2/3/2021).

Prajurit TNI sebagai garda terdepan penanganan pandemi Covid-19, mendukung penuh program vaksinasi pemerintah.

Hal ini bertujuan menciptakan kelompok masyarakat yang kebal dari berbagai penyakit menular, termasuk Covid-19.

Komandan Kodim Letkol Inf Candra menyampaikan, kehadiran vaksin Covid-19 memberikan harapan baru dalam mengendalikan pandemi di Indonesia.

Baca juga: Pulang Ziarah ke Jawa Timur, 6 Warga Banyumas Positif Covid-19. Bupati: Sudah Diingatkan tapi Nekat

Baca juga: Bioskop di Purwokerto Dapat Lampu Hijau Buka, Tempat Karaoke Belum. Ini Alasan Bupati Banyumas

Baca juga: Bersampan di Telaga Kumpe, Destinasi Wisata Menawan di Kaki Gunung Slamet Banyumas

Baca juga: Bupati Banyumas Beri Tambahan Hadiah, Ini Tiga Pemenang Lomba Karikatur Bahan Limbah Plastik

Seluruh prajurit dan PNS Kodim serta Korem, melaksanakan program vaksinasi sesuai tahapan yang sudah ditentukan RST Wijayakusuma.

Dandim juga menegaskan bahwa penerapan disiplin protokol kesehatan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Penerapan protokol harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sampai pandemi ini dapat diatasi dan berakhir.

"Total, ada sekitar 200 orang (peserta vaksinasi), baik PNS dan personel dari Kodim dan Korem. Kalau dari Kodim, ada sekitar 90 orang," jelas Dandim.

"Saya juga mengingatkan, jadi setelah di vaksin, jangan sampai disiplin prokes menurun," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala RS Wijayakusuma Letkol Ckm dr Markus Wibowo menyampaikan, program vaksinasi TNI di wilayah eks karesidenan Banyumas masih menggunakan jenis vaksin Sinovac.

Vaksin ini sudah melalui uji BPOM dan telah diproduksi Bio Farma.

Baca juga: Baru Disosialisasikan, Perpres tentang Pelegalan Produksi Miras Dicabut. Ini Alasan Presiden Jokowi

Baca juga: Mutasi Virus Corona dari Inggris Sudah Masuk Indonesia, Temuan Awal Ada Dua Kasus

Baca juga: Ini Akibatnya Pesta Miras sambil Main Musik di Makam, 8 Pemuda di Bekuk Tim Sparta Polresta Solo

Baca juga: Pura-pura Jadi Polisi, 2 Warga Semarang Gondol HP dan Emas Remaja di Pelabuhan Kaliwungu Kendal

Dimana, mulai dari seluruh bahan baku vaksin ini, terlebih dahulu melalui serangkaian uji mutu yang ketat dari pihak Laboratorium Bio Farma dan BPOM.

Hal ini guna memastikan, vaksin yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan mutu yang telah ditetapkan.

"Sebelum divaksin, setiap prajurit dan PNS melalui serangkaian tes, baik konsultasi tentang riwayat penyakit, skrining, dan tensi darah. Jadi, hanya yang memenuhi syarat saja yang boleh di vaksin," tuturnya. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved