Breaking News:

Berita Kudus

IAIN Kudus Ajukan Izin Belajar di Kampus, Plt Bupati: Kami Belum Membolehkan Semua KBM Tatap Muka

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo belum mengizinkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat ditemui awak media di Pendopo Pemkab Kudus, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo belum mengizinkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Dia beralasan, saat ini, dalam masa penerapan PPKM Mikro Jilid 2, Kabupaten Kudus belum sepenuhnya zona hijau.

Hal itu dia sampaikan kepada awak media seusai menerima kunjungan Wakil Rektor I IAIN Kudus Supaat, di Pendopo Pemkab Kudus, Senin (1/3/2021).

Dia mengungkapkan, kebijakan Dirjen Pendidikan memang membolehkan KBM tatap muka tapi harus seizin Satgas Covid-19.

"Saya sendiri belum membolehkan. Kalau saya perbolehkan satu, yang lainnya ikut semua. Walaupun ditata, bagaimanapun, termasuk layoutnya, ada maping diajukan ke kami, kami belum membolehkan," kata Hartopo.

Baca juga: Pabrik Rokok di Kudus Banting Setir Produksi Rokok Murah, Bea Cukai: Daya Beli saat Pandemi Turun

Baca juga: Dikira Meninggal, Warga Kambangan Kudus Ternyata Masih Tidur saat Longsor Menimpanya

Baca juga: Cegah Banjir Terulang, Pemkab Kudus Berencana Bentuk Tim Pemelihara Tanggul

Baca juga: Dapat Bantuan 20 Pompa, Petani di Setrokalangan Kudus Mulai Keringkan Sawah dari Banjir

Sementara itu, Supaat mengatakan, kehadiran dirinya di pendopo untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa yang menghendaki kuliah tatap muka.

Dia mengungkapkan, dalam surat edaran Dirjen Pendidikan Islam ada klausul yang berbunyi kuliah offline dimungkinkan, dengan catatan, mendapat izin dari Satgas Covid-19 daerah setempat.

"Kuliah seharusnya mulai tanggal 8 (Maret) besok. Tapi, karena belum ada izin, kami, hari ini, menghadap Plt Bupati selaku ketua satgas Covid-19. Jadi, dengan menghadap ini, saya selaku yang diberi amanat oleh masyarat kan saya bisa melaksanakan tugas. Dari tatap muka tadi Pak Plt Bupati memang belum bisa mengizinkan," ujarnya.

Hasil pertemuan dengan Plt bupati, kata dia, akan segera disosialisasikan kepada mahasiswa.

Kendati demikian, Supaat mengatakan, pihaknya sudah merencanakan blended learning, yakni pembelajaran yang memadukan tatap muka dan online.

Hal itu dilakukan karena selama semester kemarin, perkuliahan sepenuhnya berlangsung secara daring.

Dengan kelebihan dan kekurangan perkuliahan yang berlangsung daring, kata dia, mahasiswa ada intensi untuk tatap muka.

Untuk itu, lanjut Supaat, pimpinan IAIN Kudus memutuskan menyiapkan menyelenggarakan blended learning. (*)

Baca juga: 584 Ahli Waris Pasien Covid di Semarang Batal Dapat Santunan Kematian, Dinsos Bakal Surati Mensos

Baca juga: Diresmikan Bupati Purbalingga, Huntara di Tumanggal Siap Dihuni Korban Tanah Gerak

Baca juga: Citilink dan Wings Air Siap Dukung Pembukaan Penerbangan di Bandara JB Soedirman Purbalingga

Baca juga: Jaga Angka Kesembuhan Pasien Covid Tetap Tinggi, Pemkot Salatiga Gelar Disiplin Prokes Kelurahan

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved