Breaking News:

Berita Purbalingga

Diresmikan Bupati Purbalingga, Huntara di Tumanggal Siap Dihuni Korban Tanah Gerak

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meresmikan hunian sementara bagi keluarga terdampak tanah gerak di Dusun Pagersari, Tumanggal, Minggu.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menandatangani prasasti tanda peresmian hunian sementara (huntara) bagi keluarga terdampak bencana tanah gerak di Dusun Pagersari, Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Minggu (28/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meresmikan hunian sementara (huntara) bagi keluarga terdampak bencana tanah gerak di Dusun Pagersari, Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Minggu (28/2/2021).

Huntara ini dibangun dekat lokasi wisata Sari Land yang dikelola pemerintah desa setempat.

Ada 100 rumah yang terdampak tanah gerak. Dari jumlah itu, 17 rumah mengalami rusak berat.

Bencana ini juga mengharuskan 190 kepala keluarga (KK) mengungsi di beberapa tempat.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang mewujudkan huntara yang diinisiasi Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) yang juga telah membangun Posko OMOR (One Muhammadiyah One Response).

"Semoga, di tengah cobaan, masyarakat Tumanggal tetap sehat, tetap semangat, dan pemulihan ekonomi tetap bisa berjalan," ujar bupati yang akrab disapa Tiwi itu, dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Citilink dan Wings Air Siap Dukung Pembukaan Penerbangan di Bandara JB Soedirman Purbalingga

Baca juga: Senggol Truk Tronton di Kedungmenjangan Purbalingga, Pemotor Terjatuh. Pembonceng Tewas

Baca juga: ASN Pemkab Purbalingga Didorong Lebih Awal Lapor SPT Tahunan, Batas Akhir 31 Maret 2021

Baca juga: Jatah Vaksin Covid Tahap Dua di Purbalingga Terbatas, Ini Sasaran yang Dapat Vaksinasi

Ketua LPB MDMC PD Muhammadiyah Purbalingga Suprapto mengungkapkan, Posko OMOR bertujuan menghimpun seluruh potensi yang ada di Muhammadiyah lewat seluruh organisasi otonom yang dimiliki.

Tujuannya, saling bahu membahu membantu masyarakat yang terkena bencana dari berbagai aspek.

"Kami, Posko OMOR, punya program, yakni pendampingan psikososial, psiko spiritual, pendampingan UMKM, dan pembangunan Huntara. Pembangunan Huntara dibantu TNI, unsur relawan, termasuk masyarakat. Tentunya, kami juga berkoordinasi dengan BPBD selaku leading sector penanggulangan bencana," katanya.

Atas bantuan para donatur, yang dananya dihimpun melalui LazizMu, Suprapto mengatakan, huntara ini bisa dibangun.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved