Berita Bisnis

Harga Vios Turun Rp 65 Juta, Berikut Daftar Harga Mobil Toyota setelah Pajak Nol Persen Diterapkan

Harga jual sejumlah kendaraan mengalami penurunan setelah insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen untuk mobil baru diberlakukan.

Editor: rika irawati
Kompas.com/Setyo Adi
Sedan Toyota Vios jadi salah satu pilihan di IIMS 2018. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Harga jual sejumlah kendaraan mengalami penurunan setelah insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen untuk mobil baru diberlakukan.

Bahkan, mobil Vios keluaran Toyota, didiskon hingga Rp 65 juta dari harga awal.

Insentif ini berlaku mulai hari ini, Senin (1/3/2021).

Aturan tersebut tertuang dalam Kepmenperin Nomor 169 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Ditanggung oleh Pemerintah pada Tahun Anggaran 2021.

Baca juga: Mulai Maret, Pemerintah Tanggung Pajak Pembelian Mobil Baru. Ini Kriteria Mobil Baru yang Didiskon

Baca juga: Penjualan Mobil di Indonesia Terhambat Pandemi, Toyota Avanza Tetap Menjadi Paling Laris

Baca juga: Avanza Masih Terlaris di 2019, Xpander Nomor Dua, Berikut Ranking Penjualan Mobil Segmen Low MPV

Ada 21 model kendaraan bermotor roda empat yang sudah bisa memanfaatkan insentif PPnBM hingga nol persen ini. Enam di antaranya, diwakili merek Toyota.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan, setidaknya, ada enam mobil baru yang mendapatkan diskon pajak mobil baru.

Berikut daftar harga mobil baru Toyota setelah mendapat diskon pajak mobil baru, berlaku per 1 Maret 2021:

  • Vios G CVT: Rp 281,6 juta (turun Rp 65,25 juta).
  • Yaris TRD CVT 3AB: Rp 279,5 juta (turun Rp 19,75 juta).
  • Sienta V CVT: Rp 274,7 juta (Rp 20,15 juta).
  • Avanza 1.3 G MT: Rp 206,7 Mio (Rp 13,85 juta).
  • Veloz 1.5 MT: Rp 224,3 juta (Rp 14,95 juta).
  • Rush TRD AT: Rp 251,5 juta (Rp 17,6 juta).

"Itu adalah tipe-tipe yang paling laris dari masing-masing model mobil Toyota," ujar Anton Jimmi saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/3/2021).

Anton mengatakan, penurunan harganya memang bervariasi.

Mulai dari Rp 13 juta bahkan sampai Rp 65 juta.

"Yang paling besar adalah Toyota Vios karena PPnBM untuk jenis sedan memang lebih besar (30 persen)," kata Anton.

Manteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, kendaraan yang bsia menikmati insentif ini harus memenuhi kandungan komponen buatan lokal.

Baca juga: Vaksinasi Tahap Kedua di Pemalang Masih Sasar Tenaga Medis, Segini Jumlah Dosis yang Bakal Diterima

Baca juga: Adam Cukup Lapor Listrik Padam di Aplikasi PLN Moble, 30 Menit Kemudian Lampu Menyala

Baca juga: 5 Berita Populer: Presiden Legalkan Produksi Miras-Destinasi Wisata Menawan Telaga Kumpe Banyumas

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 1 Maret 2021 Rp 958.000 Per Gram

Pemenuhan jumlah penggunaan komponen berasal dari hasil produksi dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan kendaraan bermotor paling sedikit 70 persen.

"Harus memenuhi persyaratan pembelian lokal (local purchase) paling sedikit 70 persen," tulis aturan tersebut, yang diundangkan, Jumat (26/2/2021).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved