Breaking News:

Berita Bisnis

Mulai Maret, Pemerintah Tanggung Pajak Pembelian Mobil Baru. Ini Kriteria Mobil Baru yang Didiskon

Sempat ditolak, akhirnya pemerintah menyiapkan aturan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah atau PPnBM 0 persen untuk mobil baru.

Editor: rika irawati
Kompas.com/Setyo Adi
Ilustrasi. Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Sempat ditolak, akhirnya pemerintah menyiapkan aturan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah atau PPnBM 0 persen untuk mobil baru. Aturan ini bakal dimulai Maret 2021 (PPnBM mobil).

Diskon PPnBM 0 persen ini menggunakan skema ditanggung pemerintah (DTP), dengan besaran diskon sebesar 100 persen di bulan pertama.

Artinya, pada tiga bulan pertama, kebijakan ini berlaku pada setiap pembelian mobil baru di bawah 1.500 cc.

Untuk tiga bulan berikutnya, besaran diskon yang diberikan sebesar 70 persen dan tiga bulan terakhir sebesar 50 persen.

Sebagai informasi, industri otomotif merupakan salah satu sektor manufaktur yang terkena dampak pandemi Covid-19 paling besar.

Baca juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani Tolak Usulan Pajak 0% Mobil Baru

Baca juga: Bayar PBB Dapat Keringanan 40 Persen, Instruksi Bupati Temanggung: Berlaku Bagi Semua Wajib Pajak

Baca juga: Bayar Pajak Tahunan Kendaraan Bisa Dilakukan di RSI Banjarnegara

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Warga Boyolali Ini Dapat Berkah Mobil Toyota Sienta

Di sisi lain, sektor otomotif jadi salah satu industri yang paling banyak menyerap tenaga kerja.

Karena itu, pemerintah memutuskan memberikan insentif fiskal berupa penurunan tarif PPnBM mobil.

Pemerintah mengharapkan, pemberian insentif berupa PPnBM 0 persen ini mampu meningkatkan kembali pembelian dan produksi kendaraan bermotor.

Hal ini diharapkan mampu merangsang daya beli masyarakat sehingga produksi manufaktur otomotif bisa bisa mencapai 81.752 unit secara bertahap atau senilai Rp 1,4 triliun sebagai pemasukan negara.

Berikut ini kriteria mobil yang dikenai pajak 0 persen dari pemerintah dikutip dari Kontan, Minggu (14/2/2021), yakni mobil dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc dan berpenggerak dua roda alias 4x2, termasuk sedan, yang kandungan lokalnya mencapai 70 persen.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved