Berita Politik

Dua Ketua DPC Partai Demokrat Jateng Dipecat, Ikut Suarakan KLB untuk Goyang Kepemimpinan AHY

Dua ketua DPC atau pengurus tingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah dipecat karena mengajak sejumlah kader mendukung digelarnya KLB tersebut.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Joko Hariyanto. 

"Itu sudah sesuai prosedur. Kalau (AD/ART) dipermasalahkan, kenapa tidak saat kongres dulu diperdebatkan? Kenapa baru sekarang meributkan AD ART?" tanya legislator dari daerah pemilihan Brebes, Tegal, Kota Tegal, ini.

Joko menambahkan, isu KLB yang berkembang di Demokrat justru lahir atau muncul dari kader senior.

Seharusnya, kata dia, para kader senior tersebut bisa memberikan suri tauladan serta sumbangsih pemikiran kepada partai, bukan sebaliknya.

Terkait tudingan Demokrat partai keluarga, ia menegaskan, hal tersebut tidak benar.

Lantaran, sejumlah ketua umum yang menjabat bukan dari keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Misalnya, Subur Budhisantoso, Hadi Utomo, dan Anas Urbaningrum.

Baca juga: Jumadi Kecele, Terpaksa Balik Lagi ke Rumdin Wawali Kota Tegal: Ini Dikunci, Saya Tidak Bisa Masuk

Baca juga: Kisah Pencuri Makanan yang Babak Belur Dimassa, Kini Nyantri di Ponpes Alif Baa Banjarnegara

Baca juga: Jumat Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Terpilih, Begini Skema Protokol Kesehatannya

Dipilihnya AHY, lanjutnya, karena merupakan seorang yang mewakili pemuda atau milenial.

AHY dianggap akan membawa pemikiran milenial. Tak dimungkiri, saat bonus demografi seperti sekarang ini, suara dari para pemuda sangat dibutuhkan.

"Kami mengajak yang mengaku pendiri kader senior, ayo kembali ke jalan yang benar. Kader senior harus bahu membahu bersama-sama membesarkan partai," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved