Breaking News:

Berita Pekalongan

Banjir Belum Surut, Status Tanggap Darurat Banjir di Kota Pekalongan Diperpanjang 14 Hari

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan memperpanjang status tanggap darurat banjir yang sedianya berakhir 20 Februari 2021.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban banjir di Kota Pekalongan, Minggu (7/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan memperpanjang status tanggap darurat banjir yang sedianya berakhir 20 Februari 2021.

Status tanggap darurat banjir diperpanjang hingga 14 hari ke depan lantaran hingga hari ini, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di kota tersebut.

"Melihat situasi banjir yang masih melanda beberapa wilayah dan warga masih membutuhkan, sehingga status tanggap darurat banjir tersebut harus diperpanjang 14 hari ke depan," kata Wali Kota Pekalongan Terpilih HA Afzan Arslan Djunaid, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Disebut Banjir Terparah, Pemkot Pekalongan Tetapkan Status Tanggap Darurat hingga 20 Februari

Baca juga: 3.101 Orang Masih Mengungsi, Ini Titik Pengungsian Korban Banjir di Kota Pekalongan

Baca juga: Viral, Pemakaman Pasien Covid di Tengah Banjir di Siwalan Pekalongan. Begini Ceritanya

Baca juga: Kunjungi Pengungsi Dini Hari, Mensos Risma Bagikan Selimut ke Korban Banjir di Wiradesa Pekalongan

Aaf, panggilan akrabnya, menambahkan, dalam perpanjangan status tanggap darurat bencana ini, yang menjadi kendala adalah karena jabatan wali kota dan wakil wali kota sebelumnya sudah berakhir pada 17 Februari lalu.

Sementara, wali kota dan wakil wali kota terpilih baru akan dilantik pada 26 Februari mendatang.

Sedangkan pelaksana harian (Plh) Wali Kota Pekalongan, secara aturan birokrasi, tidak bisa menerbitkan surat untuk perpanjangan status tanggap darurat.

Meskipun begitu, berdasarkan arahan Gubernur Jawa Tengah, melihat situasi dalam kondisi darurat, maka Plh Walikota bisa menerbitkan surat perpanjangan status tanggap darurat.

"Surat perpanjangan status tanggap darurat itu sementara ditandatangani Plh Wali Kota. Kemarin, kami sudah komunikasi dengan Pak Gubernur bahwa situasi tanggap darurat harus diperpanjang karena situasi masih banjir seperti ini. Dikarenakan situasi darurat dan warga masih membutuhkan, arahan beliau maka Plh Wali Kota bisa menerbitkan surat perpanjangan status tanggap darurat 14 hari ke depan," jelas Aaf.

Baca juga: Ramai Diberitakan sejak Jadi Menteri, Elektabilitas Risma Geser Sandiaga Uno. Prabowo Teratas

Baca juga: Baru Dapat 9000 Dosis, Vaksinasi Covid Tahap Dua di Kudus Diprioritaskan bagi TNI, Polri, dan ASN

Baca juga: Buruan, Ada Cashback Rp 100 Ribu untuk Pembelian Ponsel Realme C11

Baca juga: 127 Ribu Lansia di Karanganyar Bakal Terima Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

Aaf mengungkapkan, status tanggap darurat dan penanganan banjir ini akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi yang ada.

"Ke depan, tinggal melihat situasi dan kondisi, semoga tidak sampai 14 hari keadaan banjir sudah surut. Kalau melihat cuaca hari ini, kita cukup senang karena cuaca cerah dan matahari bersinar. Mudah-mudahan hari-hari besok juga cuacanya seperti ini, supaya pompa-pompa yang ada bisa bekerja menyedot genangan air secara maksimal," harapnya.

"Kemarin-kemarin belum maksimal, karena curah hujan masih sangat tinggi dari malam sampai pagi terjadi hujan terus. Dan pagi hingga siang hari ini, alhamdulillah cuaca cerah dan harapannya besok-besok juga cuaca tetap cerah," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Masih Banjir, Pemkot Pekalongan Perpanjang Masa Tanggap Darurat".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved