Breaking News:

Berita Karanganyar

127 Ribu Lansia di Karanganyar Bakal Terima Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar mengambil 9.000 dosis vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng.

Penulis: Agus Iswadi
Editor: rika irawati
PEMKAB KARANGANYAR
Dokumentasi pelaksanaan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan di Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM. KARANGANYAR - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar mengambil 9.000 dosis vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng.

Dosis vaksin ini akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang belum kebagian vaksinasi, serta petugas pelayanan publik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKK Karanganyar Sundoro menyampaikan, pengambilan vaksin covid ini dilakukan untuk memulai vaksinasi tahap kedua yang ditargetkan selesai pada Mei 2021.

Berdasarkan hasil pendataan, vaksinasi tahap kedua akan diberikan kepada 165 ribu sasaran. Terdiri dari 38 ribu petugas pelayanan publik semisal TNI-Polri, ASN, dan 127 ribu lansia.

"Kami baru mulai pengambilan vaksin. Hari ini, cuma 900 vial atau 9.000 dosis untuk dua kali penyuntikan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Mahasiswa Asal Blora Ini Jambret Handphone di Karanganyar, Korban Lagi Gunakan Aplikasi GPS

Baca juga: Teka-teki Ayam Hilang di Dusun Daleman Karanganyar Akhirnya Terungkap, Diduga Dimangsa Ular Piton

Baca juga: Kini Sudah Tidak Melebihi 50 Persen, Kamar Rumah Sakit Khusus Pasien Covid-19 di Karanganyar

Baca juga: Vaksinasi Tahap Kedua, DKK Karanganyar Tambah 33 Fasyankes, Waktu Pelaksanaan Tunggu Provinsi

Dia menjelaskan, vaksin yang telah diambil dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng akan langsung didistribusikan ke beberapa fasyankes.

Dalam upaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi, dinas telah menyiapkan sejumlah 57 fasyankes yang terdiri dari puskesmas, klinik, dan rumah sakit.

Sementara itu, Kabid P2P DKK Karanganyar Warsito menambahkan, vaksinasi tahap kedua dilakukan mulai Februari hingga Mei 2021.

Dia menuturkan, sejumlah 9.000 dosis yang diambil hari ini untuk menyelesaikan vaksinasi nakes yang tertunda dan sisanya untuk petugas pelayanan publik.

"Nakes masih sekitar 2.400 karena eksklusi, hamil, penyintas, dan belum terdaftar. Sisanya untuk pelayan publik," ucapnya.

Dia mengungkapkan, lansia masuk dalam sasaran vaksinasi tahap kedua karena mereka berisiko tinggi sehingga termasuk prioritas.

Lansia yang termasuk sasaran vaksin usia 60 tahun ke atas. (*)

Baca juga: Serius Garap Ekonomi Keumatan, PDPM Purbalingga Tawarkan Kemitraan Usaha Bulogmu dan Logmart

Baca juga: Ingin Cek Keahliannya Menyuntik, Bupati Sragen Yuni Suntik Vaksin Covid pada Pejabat Pelayan Publik

Baca juga: Pesawat Militer Nigeria Jatuh saat Intai Lokasi Bandit Penculik, Tujuh Penumpang Tewas

Baca juga: Antar Inter Milan Menangi Derbi Lawan AC Milan 0-3, Lukaku Puncaki Klasemen Top Skor Liga Italia

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved