Penanganan Corona
Baru Dapat 9000 Dosis, Vaksinasi Covid Tahap Dua di Kudus Diprioritaskan bagi TNI, Polri, dan ASN
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapat alokasi 9.000 vaksin Covid-19 Sinovac untuk menyasar 4.500 orang pada vaksinasi tahap kedua.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapat alokasi 9.000 vaksin Covid-19 Sinovac untuk menyasar 4.500 orang pada vaksinasi tahap kedua.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menjelaskan, pihaknya telah mengambil vaksin itu dari Pemprov Jawa Tengah, Senin (22/2/2021).
"Vaksinasi tahap kedua akan kami lakukan. Hari ini sudah diambil," ujar dia, di sela rapat penanganan Covid-19, Senin.
Baca juga: Alun-alun Simpang Tujuh Kudus Ditata Ulang, PKL Bakal Direlokasi ke Wahid Hasyim dan Pangeran Puger
Baca juga: Pura-pura Jadi Kurir Barang dan Tanya Alamat, Pria Ini Curi Ponsel Warga Jati Kulon Kudus
Baca juga: Terima 700 Paket Sembako dari Pusri, Plt Bupati Kudus: Untuk Korban Banjir Bukan Hanya Petani
Baca juga: Diberhentikan sebagai Wakil Bupati, HM Hartopo Diusulkan DPRD sebagai Bupati Kudus hingga 2023
Vaksinasi tahap kedua itu menyasar pelayan publik, di antaranya TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), wartawan, serta pedagang pasar.
Terkait pelaksanaannya, pihaknya masih menunggu kesiapan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus.
"Pelaksanaannya belum tahu kapan. Kalau vaksinnya datang hari ini, mungkin vaksinasinya mulai besok," ujar dia.
Menurut Hartopo, penyuntikan vaksin tahap kedua perlu sosialisasi. Pasalnya, hasil video conference bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, masih terjadi banyak penolakan.
Namun, kondisi di Kabupaten Kudus berbeda karena tidak ada penolakan dan warga masyarakat juga menerima.
Kehadiran vaksin disambut baik karena dinilai dapat menyelesaikan pandemi yang sedang berlangsung, lebih dari satu tahun.
"Vaksinasi perlu sosialisasi karena banyak penolakan tapi kalau di sini, tidak ada," jelas dia.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus dr Andini Aridewi mengatakan, pihaknya akan mengambil sedikitnya 9.000 vaksin.
Baca juga: Buruan, Ada Cashback Rp 100 Ribu untuk Pembelian Ponsel Realme C11
Baca juga: 127 Ribu Lansia di Karanganyar Bakal Terima Vaksin Covid-19 Tahap Kedua
Baca juga: Serius Garap Ekonomi Keumatan, PDPM Purbalingga Tawarkan Kemitraan Usaha Bulogmu dan Logmart
Baca juga: Ingin Cek Keahliannya Menyuntik, Bupati Sragen Yuni Suntik Vaksin Covid pada Pejabat Pelayan Publik
Penyuntikan vaksin akan dilaksanakan secara bertahap karena jumlah vaksin yang diterima lebih sedikit dibandingkan jumlah populasi sasaran vaksinasi tahap kedua, sebanyak 23.425 orang.
"Vaksin yang diterima tahap kedua ini 9.000 buah, berarti sasarannya kepada 4.500 orang karena penyuntikannya dilakukan dua kali," ujar dia.
Pihaknya akan melakukan strategi penyuntikan vaksin dengan memprioritaskan anggota TNI, Polri, dan ASN.
"Strategi kami nanti akan menyesuaikan kepada kelompok sasaran," ujar dia.
Sedangkan berdasarkan evaluasi vaksin tahap pertama yang menyasar sedikitnya 5.502 tenaga kesehatan, capaian penyuntikan dosis pertama tembus 102,8 persen dan penyuntikan kedua 80,32 persen.
"Pada penyuntikan kedua, masih ada 15 orang ditunda dan 4.434 orang sudah disuntik vaksin," ujar dia. (*)