Berita Jawa Tengah

Awas Bisa Kena Tilang Elektronik, Jangan Melanggar Lalu Lintas di Pertigaan Kantor Kejaksaan Blora

AKP Dodiawan mengatakan, satu kamera pengintai tersebut terpasang di Jalan Ahmad Yani Blora atau tepatnya di Pertigaan Kejaksaan Negeri Blora.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/RIFQI GOZALI
Beberapa pengendara sedang melintas di Pertigaan Kantor Kejaksaan Negeri Blora, Senin (22/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Satlantas Polres Blora sudah menyiapkan penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE).

Saat ini sudah ada satu CCTV atau kamera pengintai yang digunakan untuk memantau pelanggar lalu lintas.

Baca juga: Vaksinasi Tahap Kedua di Blora, Tenaga Pendidik di Tiga Sekolah Ini Jadi Sasaran Termin Pertama

Baca juga: Ditinggal ke Pasar, Dua Rumah Milik Warga Cepu Blora Ludes Dilalap Api

Baca juga: Kapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora? Komang Gede Irawadi Beri Kabar Ini

Baca juga: Mahasiswa Asal Blora Ini Jambret Handphone di Karanganyar, Korban Lagi Gunakan Aplikasi GPS

Kasatlantas Polres Blora, AKP Dodiawan mengatakan, satu kamera pengintai tersebut terpasang di Jalan Ahmad Yani Blora atau tepatnya di Pertigaan Kejaksaan Negeri Blora.

Kamera tersebut bisa diperbesar dan diputar 360 derajat dari kendali jarak jauh.

"Jadi untuk kameranya kami masih kerja sama dengan Dishub Kabupaten Blora."

"Jadi menggunakan sarana yang disediakan kabupaten melalui Dishub," ujar AKP Dodiawan kepada Tribunbanyumas.com, Senin (22/2/2021).

Sedianya ada dua titik kamera pengintai.

Hanya saja untuk satu kamera lainnya yang berada di Perempatan Bangkle, kualifikasinya masih di bawah kamera yang terdapat di pertigaan kejaksaan.

Akhirnya untuk yang di Bangkle sementara sekadar pemantau lalu lintas.

"Tapi itu yang di Bangkle masih perawatan."

"Masih diperbaiki untuk bisa di-zoom, karena itu speknya masih di bawah yang di pertigaan kejaksaan," ujar dia.

AKP Dodiawan mengatakan, dalam praktiknya nanti akan ada anggotanya sebagai operator yang berjaga selama 24 jam.

Ketika ada pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera pengintai, akan langsung di-screenshoot atau tangkap layar.

"Kami juga akan lihat plat nomornya kemudian buka database."

"Makanya untuk setiap pengurusan kendaraan baru maupun perpanjangan itu dilampirkan nomor handphone," ujarnya.

AKP Dodiawan melanjutkan, setelah mengantongi database pelanggar, pihaknya akan memberitahukan melalui pesan singkat ke nomor telepon yang bersangkutan.

Kemudian, dari pesan tersebut pelanggar harus membayar denda ke bank.

"Kemudian nanti pun akan ada SMS untuk pembayaran nomor BRIVA untuk pembayaran denda," tandasnya.

Dilansir dari Tribunnews.com, peluncuran ETLE ini akan berlangsung secara nasional di Gedung Korlantas Polri pada 17 Maret 2021. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Belum Termasuk Pedagang, Dinkes Kendal Targetkan Vaksinasi Tahap Kedua untuk 33 Ribu Pelayan Publik

Baca juga: Hanyut di Kali Kutho Kendal Sepekan Lalu, Pelajar Ini Ditemukan di Demak dalam Kondisi Tewas

Baca juga: Imbas Banjir di Bekasi, Perjalanan Kereta Api dari Semarang ke Jakarta Hari Minggu Dibatalkan

Baca juga: Masih Verifikasi Data, Pemkot Semarang Belum Berencana Salurkan Bansos bagi Warga Terdampak Covid

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved