Breaking News:

Berita Blora

Ditinggal ke Pasar, Dua Rumah Milik Warga Cepu Blora Ludes Dilalap Api

Dua rumah milik Munawar (48) di Dukuh Putuk, Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, ludes terbakar, Senin (22/2/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Api melalap habis rumah Munawar, warga Dukuh Putuk, Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Senin (22/2/2021) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Dua rumah yang saling berimpitan milik Munawar (48) di Dukuh Putuk, Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, ludes terbakar, Senin (22/2/2021).

Akibat kejadian ini, rumah berikut seisinya ludes tidak terselamatkan.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat pada Satpol PP Blora, Pujo Catur Susanto mengatakan, kebakaran terjadi sejak sebelum pukul 03.00 WIB.

Kemudian, saat subuh, api sudah bisa dijinakkan. Namun, api telah melalap seuruh bagian dan isi rumah.

"Itu dua rumah tapi satu KK (Kartu Keluarga)," ujar Pujo kepada Tribunbanyumas.com.

Baca juga: Mahasiswa Asal Blora Ini Jambret Handphone di Karanganyar, Korban Lagi Gunakan Aplikasi GPS

Baca juga: Kapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora? Komang Gede Irawadi Beri Kabar Ini

Baca juga: Ditangkap Anggota Polres Blora, Santoso Kedapatan Jual Sabu saat Masih Jalani Program Asimilasi

Baca juga: Celoteh Kokok Seusai Lepas Jabatan Bupati Blora: Bersama Arief, yang Tidak Menyenangkan Juga Banyak

Menurut Pujo, saat kejadian, Munawar dan istrinya tidak berada di rumah. Keduanya sudah berangkat ke pasar untuk berjualan.

Sementara, di rumah hanya tersisa anak perempuannya, Alif (25).

Alif-lah yang kali pertama mengetahui jika rumahnya mulai terbakar.

"Api dari ruang tengah atau ruang utama. Dugaannya, karena korsleting listrik," terangnya.

Pujo mengatakan, pihaknya mendapat laporan terkait kejadian tersebut beberapa saat setelah api jinak.

Kata dia, ada sejumlah relawan yang terlibat dalam pemadaman api.

"Laporan masuk, api sudah padam. Relawan-relawan di Cepu dan warga sekitar yang ikut dalam pemadaman tersebut," ujar dia.

Dari kejadian kebakaran tersebut, kata Pujo, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 500 juta. (*)

Baca juga: Ini Jenis dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil: Jalan Santai Sebaiknya Pagi saat Ada Matahari

Baca juga: Jalur Kereta Api Kebanjiran hingga 1,5 Meter, Berikut Daftar KA yang Batal Dari dan Menuju Jakarta

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 22 Februari 2021 Rp 1.879.000 Per 2 Gram

Baca juga: Jelang Liga 1, Dragan Ingin Tambah 2 Pemain. Ini Lini yang Ingin Diperkuat Pelatih PSIS Semarang Itu

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved