Berita Banyumas

Napi Lapas Purwokerto Jalankan Bisnis Narkoba: Berkedok Jual Beli Burung, Keuntungan Dibelikan Rumah

Penghuni lapas Kelas IIA Purwokerto ditangkap Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Tengah atas kasus dugaan pencucian uang hasil kejahatan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah menyita aset milik terpidana kasus narkoba, Budiman (43), warga Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Kamis (18/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penghuni lapas Kelas IIA Purwokerto ditangkap Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Tengah.

Narapidana kasus narkoba bernama Budiman (43), warga Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, itu terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama BNNK Banyumas dan Lapas Kelas II A Purwokerto.

Dalam kasus tersebut, Kamis (18/2/2021), BNNP Provinsi Jawa Tengah juga menyita sejumlah aset milik Budiman.

Baca juga: Sambat Pemilik Kedai Kopi di Purwokerto: Kena Razia Jam Malam sampai Boyong Kafe ke Rumah

Baca juga: Dikabarkan Tolak SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah, Bupati Banyumas: Itu Hoaks

Baca juga: Lepas dari Zona Merah, Bupati Banyumas Izinkan Warga Gelaran Hajatan. Ini Syaratnya

Baca juga: Siap Beri Sanksi Warga Banyumas Penolak Vaksin Covid-19, Bupati: Tapi, Kami Persuasif Dulu

Aset yang disita berupa sebuah rumah dua lantai dan satu bidang tanah seluas 84 meter persegi, dengan nilai sekitar Rp 500 juta.

Kemudian, disita pula 22 burung berkicau senilai Rp 100 juta, dan uang tunai Rp 6,5 juta.

Budiman disangkakan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Pelaku menggunakan peternakan burung murai dan berkicau yang ada di belakang rumah sebagai kamuflase. Seolah-olah, dia dan keluarganya mempunyai usaha peternakan dan jual beli burung," ujar Kepala BNNP Jateng Brigjen Benny Gunawan, di Baturraden, Kamis.

Ia mengatakan, saat ini, Budiman mendekam di Lapas Kelas II A Purwokerto dengan masa hukuman 8 tahun 4 bulan setelah ditangkap Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Banyumas pada 2019 lalu.

Budiman diamankan kembali oleh anggota BNNP Jateng dan BNNK Banyumas pada 30 Januari 2021 karena melakukan TPPU yang berasal dari tindak pidana narkotika.

Menurut Benny, Budiman, sebelumnya telah ditangkap atas kasus yang sama sebanyak tiga kali.

Pertama, ditangkap anggota Polres Banyumas pada 2004, kemudian 2013 oleh anggota Polres Purbalingga, dan ketiga tahun 2019 oleh BNNP.

"Sejak 2016, sewaktu di dalam penjara, pelaku tetap menjalankan bisnis sabu-sabu sampai sekarang. Modusnya, menerima setoran pembayaran dari pembelinya melalui rekening adiknya," ungkap Benny.

Baca juga: Borong 4 Penghargaan di Tingkat Kwarda Jateng, Bidang Humas Kwarcab Purbalingga Sangat Memuaskan

Baca juga: Ditangkap Anggota Polres Blora, Santoso Kedapatan Jual Sabu saat Masih Jalani Program Asimilasi

Baca juga: Polda Jateng Terjunkan 4.700 Bhabinkamtibmas untuk Bantu Tracing Kasus Covid-19

Baca juga: Mulai Jumat, Candi Cetho dan Candi Sukuh di Karanganyar Dibuka Lagi. Catat Jam Operasionalnya

Sebagian keuntungannya kemudian dibelikan aset yang kemudian disita.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Purwokerto Sugito menegaskan, bakal menindak tegas anggotanya yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

Sesuai aturan regulasi berlaku, terhadap petugas yang terlibat narkotika tidak ada ampun.

"Razia dan penggeledahan di kamar hunian, itu minimal empat kali dalam satu bulan dan rutin. Sesuai regulasi yang berlaku, kalau ada petugas yang terlibat narkotika itu tidak ampun. Sanksinya pecat," jelasnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 3 subsider Pasal 4 lebih subsider Pasal 5 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dan atau Pasal 137 huruf (a) dan (b) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved