Breaking News:

Berita Karanganyar

Mulai Jumat, Candi Cetho dan Candi Sukuh di Karanganyar Dibuka Lagi. Catat Jam Operasionalnya

Objek wisata Candi Sukuh dan Candi Cetho di Kabupaten Karanganyar, akan dibuka kembali untuk umum, mulai besok, Jumat (19/2/2021).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Suasana wisatawan di kompleks Candi Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jumat (25/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGAYAR - Objek wisata Candi Sukuh dan Candi Cetho di Kabupaten Karanganyar, akan dibuka kembali untuk umum, mulai besok, Jumat (19/2/2021).

Dua situs candi itu ditutup sementara sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap pertama hingga hari ini.

"Besok pagi, mulai kami buka secara resmi untuk Sukuh dan Cetho," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Titis Sri Jawoto saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Candi Cetho dan Candi Sukuh Masih Tutup selama Perpanjangan PPKM Karanganyar

Baca juga: Shofi Tak Menyangka Hari Pertama Toko Buka Dipadati Pengunjung, Ditertibkan Satpol PP Karanganyar

Baca juga: Pekerja di Empat Perusahaan Kabupaten Karanganyar Ini Kirim Aduan, Pesangon Tidak Sesuai Ketentuan

Baca juga: Polisi Gerebek Rumah di Kemiri Karanganyar, Dua Bersaudara Ini Lagi Pesta Sabu

Dia menuturkan, pembukaan candi untuk umum tersebut lantaran pertimbangan tren penurunan kasus Covid-19.

Di sisi lain, ada mekanisme penanganan Covid-19 yang efektif dengan diberlakukannya PPKM berbasis mikro.

Titis menjelaskan, Disparpora telah mengajukan permohonan izin terkait operasional dua situs candi itu ke Kemendikbud, bertepatan saat diterapkannya PPKM mikro.

"Penutupan sejak PPKM pertama, PPKM kedua berlanjut dan PPKM ketiga, kami buat surat karena melihat perkembangan (kasus Covid-19) dan kemudian diizinkan beroperasi. Surat sudah turun," ucapnya.

Hingga hari ini, masih ada dua objek wisata di Kabupaten Karanganyar yang tutup, yakni Museum Dayu dan Edupark Intanpari.

Sementara itu, meski Candi Cetho dan Sukuh sudah diperbolehkan beroperasi, Disparpora Karanganyar tetap akan menerapkan protokol kesehatan kepada wisatawan.

Baca juga: Diberhentikan sebagai Wakil Bupati, HM Hartopo Diusulkan DPRD sebagai Bupati Kudus hingga 2023

Baca juga: Lantai Rumah Warga Parakan Temanggung Ambles dan Muncul Air, Ternyata Ada Gorong-gorong Pecah

Baca juga: Kapolsek dan 11 Anak Buahnya Ditangkap Prompam Polda Jabar, Beberapa Positif Narkoba

Baca juga: Bijak Bermedia Sosial! Kapolri Segera Turunkan Polisi Virtual, Patroli di Dunia Maya

Ini juga mengacu pada surat dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jateng Nomor 072/F7.4/KB/2021 tentang pemanfaatan situs Candi Sukuh dan Cetho.

Dalam surat tersebut disampaikan, dua situs candi itu dapat dibuka mulai Jumat (19/2/2021) dengan protokol pemanfaatan cagar budaya sebagai objek wisata di masa kenormalan baru.

Di antaranya, sebelum dibuka, dilakukan pembersihan dan desinfeksi di lingkungan situs candi, pembatasan pengunjung maksimal 30 persen dari kapasitas normal, waktu operasional 08.00-15.00 WIB, dan ada penambahan petugas yang khusus menangani penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved