Breaking News:

Berita Travel

Candi Cetho dan Candi Sukuh Masih Tutup selama Perpanjangan PPKM Karanganyar

Destinasi wisata Candi Sukuh dan Candi Cetho masih ditutup selama perpanjangan PPKM, 26 Januari-8 Februari 2021.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Suasana wisatawan di kompleks Candi Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jumat (25/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Destinasi wisata Candi Sukuh dan Candi Cetho masih ditutup selama perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 26 Januari 2021-8 Februari 2021.

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 556/72.15/2021 tentang perpanjangan penutupan situs Candi Sukuh dan Cetho Kabupaten Karanganyar.

Disparpora Karanganyar Titis Sri Jawoto menyampaikan, objek wisata Candi Sukuh dan Cetho masih ditutup selama perpanjangan PPKM.

"Sebelum PPKM pertama, yang tutup itu Edu Park Intan Pari dan Museum Dayu. Saat PPKM pertama dan kedua, yang ditutup Cetho dan Sukuh," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Rabu (27/1/2021).

Terekam Kamera CCTV, Begini Kronologi Penusukan Karyawan Hamil Minimarket di Colomadu Karanganyar

Ditinggal Jualan Cilok ke Alun-alun, Rumah Kontrakan di Cangakan Karanganyar Ludes Terbakar

Tidak Sesuai Izin, Satpol PP Hentikan Aktivitas Galian C di Ngargoyoso Karanganyar

PHRI Karanganyar Minta Ada Solusi Jika PPKM Diperpanjang: Selama Dua Pekan Saja Sudah Berat

Sedangkan destinasi wisata lain di Karanganyar, masih beroperasi dengan aturan pembatasan pengunjung 50 persen dari kapasitas, serta meneraepkan secara ketat protokol kesehatan.

Di antaranya Jumog, Telaga Madirda, Grojogan Sewu, Tenggir Park, pendakian Gunung Lawu, Lawu Park.

Titis menuturkan, dibandingkan kondisi normal, jumlah pengunjung destinasi wisata rata-rata sekitar 10-20 persen selama PPKM kemarin.

Semisal, pengunjung Grojogan Sewu, saat hari biasa hanya sekitar 100-200 orang, sedangkan saat akhir pekan sekitar 1.000-an.

"Saat ini, sehari hanya 20-30 orang di hari biasa. Kalau Minggu, sekitar 100-200 orang," ucapnya.

Meski ada kebijakan PPKM, Titis tetap optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini dapat tercapai.

"PAD tahun ini ada penurunan jadi sekitar Rp 750-an juta," ungkapnya.

Setelah Ditabrak Motor dari Belakang, Ayu Ditabrak Mobil di Jalan Kudus-Pati di Jekulo

Kemiskinan dan IPM Rendah Jadi Persoalan Utama, Ini Program Solusi yang Disiapkan Pemkab Purbalingga

Berbekal Baterai dan Sling Baja, Mahasiswa Unsoed Purwokerto Ciptakan Alat Deteksi Dini Longsor

PPKM Kebumen Diperpanjang, Tempat Karaoke dan Wisata Tutup Hingga 1 Februari

Koordinator Bidang Destinasi Disparpora Karanganyar, Sunardi menambahkan, meski Candi Sukuh dan Cetho tutup selama PPKM, pemeliharaan situs, dan kebersihan tetap dilakukan para karyawan.

"Pemeliharaan tetap berjalan. Saat tutup memang ada beberapa pengunjung yang datang tapi tidak banyak. Akhirnya, diberi pemahaman atau diarahkan ke Candi Ketek," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved