Banjir Kota Semarang
Banjir Mulai Genangi Permukiman Warga Pukul 02.45, Begini Kondisi Terkini di Mangkang Semarang
Ketua RW 07 Wonosari, Mashudi menjelaskan, banjir masuk ke perkampungan setinggi lutut orang dewasa pada Sabtu (6/2/2021) pukul 02.45.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Meluapnya aliran DAS Beringin merendam beberapa Kelurahan di Kecamatan Tugu dan Ngaliyan, Kota Semarang, Sabtu (6/2/2021).
Untuk wilayah Ngaliyan, banjir merendam Kelurahan Wonosari.
Sedangkan Kecamatan Tugu merendam Kelurahan Mangkang Wetan, Mangkang Kulon, dan Mangunharjo.
• Tawarkan Jasa Dorong dan Atasi Motor Mogok di Muktiharjo Kota Semarang, Tri: Lumayan Buat Jajan
• Curi Kalung Emas Teman Seusai Mangkal, PSK di Kota Semarang Dipolisikan
• Dapat Upah Rp 500 Ribu Sekali Taruh Barang, Daffa Ketagihan Edarkan Sabu di Kota Semarang
• Di Kabupaten Semarang, Delapan Kecamatan Kini Berstatus Zona Merah Covid-19
"Seluruh wilayah Mangkang Wetan totalnya ada 7 RW yang terendam."
"Rata-rata ketinggian air 20 sentimeter hingga 1 meter," kata Ketua Kelurahan Siaga Bencana (KSB) Mangkang Wetan, Nerys Santana kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (6/2/2021).
Dia menerangkan, banjir genangi wilayahnya lantaran jebolnya empat tanggul di Mangkang Wetan.
Yakni di RT 03 RW 04, RT 01 RW 05, RT 03 RW 05, dan RT 04 RW 02.
"Tidak ada korban jiwa."
"Warga evakuasi mandiri karena sudah terbiasa," paparnya.
Pihaknya kini berupaya penanganan dengan membuat dapur umum.
Total ada ribuan jiwa yang harus dipenuhi kebutuhannya lantaran aktivitas warga lumpuh.
"Sudah ada dari pihak Pemkot Semarang yang meninjau kami di sini," terangnya.
Sementara itu Ketua RW 07 Wonosari, Mashudi menjelaskan, banjir masuk ke perkampungan setinggi lutut orang dewasa pada Sabtu (6/2/2021) pukul 02.45.
Air semakin tinggi hingga dada orang dewasa pada pukul 03.30.

"Kami langsung menginformasikan kepada warga dan pasang tambang evakuasi," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (6/2/2021).