Breaking News:

Penanganan Corona

Di Kabupaten Semarang, Delapan Kecamatan Kini Berstatus Zona Merah Covid-19

Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, grafik kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Semarang terpantau mengalami kenaikan.

TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Petugas Dishub Kabupaten Semarang melakukan operasi masker dan penyemprotan disinfektan di Terminal Ambarawa, baru-baru ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Delapan kecamatan di Kabupaten Semarang berstatus zona merah virus corona (Covid-19).

Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, grafik kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Semarang terpantau mengalami kenaikan.

"Total masih ada delapan kecamatan tergolong zona merah."

"Meliputi Kecamatan Ungaran Barat, Ungaran Timur, Bergas, Pringapus, Jambu, Pabelan, Susukan, dan Kaliwungu," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (3/2/2021).

Teror Truk Dilempar Batu saat Melintasi Mangkang Kota Semarang: Kaca Pecah, Pengemudi Luka Parah

Dinilai Efektif Cegah Kerumunan, Dishub Kabupaten Semarang Kaji Perluasan Penutupan Jalan

Tak Berizin dan Beroperasi di Dekat Masjid Agung Jawa Tengah, 2 Karaoke di Kota Semarang Dibongkar

Setiap Malam, Jalan Menuju Alun-alun Kabupaten Semarang Ditutup 3 Jam

Menurut Ngesti, berdasarkan data penyebaran virus corona, total kumulatif warga Kabupaten Semarang yang terkonfirmasi positif mencapai 8.389 atau naik 54 kasus.

Dia menambahkan, sedangkan warga yang masih menjalani perawatan ada 174 orang.

Kemudian melakukan isolasi mandiri tercatat 1.003 orang atau naik 40 kasus.

"Kemudian 6.914 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19."

"Lalu ada 298 orang meninggal akibat Covid-19, sedang suspek Covid-19, tercatat ada 88 orang."

"Mereka saat ini masih dirawat di beberapa rumah sakit dan menunggu hasil laboratorium," katanya. 

Halaman
123
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved