Breaking News:

Berita Purbalingga

Ingin Petik Sayur sambil Belajar Soal Tanaman? Datang Saja ke Agroeduwisata Katel Klawu Purbalingga

Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Tani dusun Katel Klawu, Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, meresmikan kawasan Agroeduwisata.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Dr Ir Agung Hendriadi bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memanen sawi di Agroeduwisata milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Tani Dusun Katel Klawu, Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Tani dusun Katel Klawu, Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, meresmikan kawasan Agroeduwisata.

Tempat wisata kebun yang dipadu edukasi ini dibuat setelah mereka menjadi Juara I Lomba Pekarangan Pangan Lestari tingkat nasional.

Pembangunan Agroeduwisata ini difasilitasi Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI dengan anggaran dana mencapai Rp 199,5 juta, ditambah uang hadiah juara 1 nasional Lomba P2L sebesar Rp 50 juta.

"Kami serahkan hasil pembangunan kawasan agroeduwisata Katel Klawu kepada Bupati Purbalingga. Setelah ini, pengelolaan Agroeduwisata Katel Klawu menjadi tanggungjawab sepenuhnya Pemkab Purbalingga dan KWT Karya Tani," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Dr Ir Agung Hendriadi, dalam rilis, Kamis (28/1/2021).

Kisah Sukses KWT Karya Tani Purbalingga, Menyulap Pekarangan Menjadi Ladang Uang

Jauh-jauh Ke Purbalingga, KWT dari Pemalang Ingin Belajar Bertani di Polybag dari KWT Karya Tani

Tak Sekadar Membuka Usaha, KSU Perwira Purbalingga Beri Bansos bagi ASN yang Menjadi Anggota

Tak Kapok, Residivis Penggelapan Mobil Rental asal Purbalingga Gondol Mobil Warga Sokaraja Banyumas

Hasil fasilitasi yang diserahkan, lanjut Agung Hendriadi, di antaranya sahung tempat diklat berukuran 6 x 8 meter.

Kemudian, demplot sayuran 2.500 meter, sarana prasarana pembelajaran, sarana pemasaran berupa freezer, penataan halaman lingkungan, green house berukuran 6 x 8 meter, dan pemberian bibit tanaman.

"Atas prestasi itu, kami bantu menjadi Agroeduwisata. Tempat ini harus bisa menjadi tempat edukasi, kemudian tempat wisata dan tidak boleh mengandalkan APBD atau APBN. Jadi, Agroeduwisata ini harus bisa mandiri," imbuhnya.

Pihaknya melihat lokasi KWT Karya Tani di Desa Pengalusan berpotensi berkembang karena menyatu dengan kawasan wisata D’Las Serang.

"Di sini menjadi perlintasan wisata ke Serang. Kalau orang mau ke Serang, kemudian turun, mampir ke Agroeduwisata untuk membeli oleh-oleh. Ini yang akan terus kita dorong," tambahnya.

KABAR DUKA, Penemu Varian Rasa Indomie Nunuk Nuraini Tutup Usia

Amelia Suciani Dilantik Jadi Anggota DPRD Sragen, Gantikan Ayah yang Terpilih sebagai Cawabup

Pihaknya juga mendorong pengembangan program petani milenial di Kabupaten Purbalingga yang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved