Breaking News:

Berita Karanganyar

Jalur Tawangmangu-Sarangan Tertutup Longsor, Dua Alat Berat Dikerahkan untuk Evakuasi Material

Material longsor menutupi sebagian badan jalan alternatif Tawangmangu-Sarangan di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kamis (28/1/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Tim gabungan melakukan evakuasi material longsor yang menutup bahu jalan di jalan tembus Tawangmangu-Sarangan, Kamis (28/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Material longsor menutupi sebagian badan jalan alternatif Tawangmangu-Sarangan di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (28/1/2021) pagi.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto, menyampaikan, tim gabungan telah bergotong-royong membersihkan material longsor yang menutupi sekitar 60 persen badan jalan.

Baik itu dari Damkar, BPBD, Perhutani, Relawan, Forkopimcam, Bina Marga dan ESDM Provinsi Jateng.

Dua alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor tersebut.

"Ini sudah mulai terurai, separuh badan jalan tertutup 60 persen. Ini sekitar 70 persen badan jalan sudah bisa dilewati. Dua alat berat dikerahkan untuk membersihkan material dan membuka arus jalan. Nanti siang, saya pastikan sudah bisa steril," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis.

Candi Cetho dan Candi Sukuh Masih Tutup selama Perpanjangan PPKM Karanganyar

Terekam Kamera CCTV, Begini Kronologi Penusukan Karyawan Hamil Minimarket di Colomadu Karanganyar

Ditinggal Jualan Cilok ke Alun-alun, Rumah Kontrakan di Cangakan Karanganyar Ludes Terbakar

Tidak Sesuai Izin, Satpol PP Hentikan Aktivitas Galian C di Ngargoyoso Karanganyar

Sundoro mengungkapkan, jalan tembus Jawa Tengah-Jawa Timur via Tawangmangu itu memang berada di kawasan rawan longsor.

Tercatat, longsor beberapa kali melanda jalur tersebut, di titik berbeda.

Bahkan, pernah ada korban jiwa akibat tertimpa material longsor saat kejadian 2019 lalu.

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa saat longsor, BPBD Karanganyar akan berkoordinasi dengan ESMD serta Bina Marga Jawa Tengah, mengingat jalan tersebut merupakan jalan provinsi.

"Kajian pemetaan mitigasi longsor bagaimana, ini kan kewenangan ESDM provinsi dan Bina Marga. Nanti laporan ke gubernur. Itu jalur provinsi," ucapnya.

Lanjutnya untuk antisipasi adanya korban jiwa di sekitar wilayah tersebut, pihaknya juga sudah memasang rambu rawan longsor.

Sehingga, pengendara yang melintas daerah tersebut diminta tetap waspada dan berhati-hati.

Selain di wilayah Tawangmangu, Sundoro menuturkan, di hari yang sama, longsor terjadi juga di Jatiyoso dan Ngargoyoso. Anggota sudah menuju ke lokasi untuk mengecek kondisi longsor. (*)

Hilang 3 Hari, Bocah 9 Tahun asal Gunung Putih Banjarnegara Ditemukan Tewas di Waduk Mrica

KABAR DUKA, Penemu Varian Rasa Indomie Nunuk Nuraini Tutup Usia

Amelia Suciani Dilantik Jadi Anggota DPRD Sragen, Gantikan Ayah yang Terpilih sebagai Cawabup

2 Pintu Tol Yogya-Cilacap Bakal Dibangun di Kebumen, Masing-masing di Buluspesantren dan Buayan

Penulis: Agus Iswadi
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved