Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Sah, Pasangan Ngebas Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Semarang Periode 2021-2026

Kabupaten Semarang menetapkan pasangan Ngesti-Basari (Ngebas) sebagai bupati serta wakil bupati terpilih di pilkada 2020.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi (kanan) simbolis menyerahkan keputusan hasil sidang pleno kepada paslon terpilih, Ngesti-Basari, di Pilkada Kabupaten Semarang 2020 di Kantor KPU, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang menetapkan pasangan Ngesti-Basari (Ngebas) sebagai bupati serta wakil bupati terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Kabupaten Semarang.

Penetapan ini disampaikan dalam sidang Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Semarang 2020, Kamis (21/1/2021).

Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi mengatakan, penetapan pasangan calon (Paslon) terpilih sesuai Pasal 54 ayat 1 PKPU Nomor 19 Tahun 2020 atas perubahan PKPU Nomor 9 Tahun 2018 tentang Rekapitulasi Penghitungan Suara Bupati dan Wakil Bupati.

"Bahwa KPU Kabupaten Semarang menetapkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Semarang Nomor Urut 2, Ngesti-Basari (Ngebas), sebagai paslon terpilih. Itu juga sesuai berita acara Nomor 4/PL.02.07-BA/332/KPU-KAB/I/2021 tentang penetapan calon terpilih," kata Maskup dalam rapat pleno.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada Kabupaten Semarang: Paslon Ngebas Dipastikan Ungguli Bison

Baca juga: Hasil Hitung Cepat Pilbup Semarang 2020, Bintang Narsasi: Saya Legowo dan Selamat Buat Ngebas

Baca juga: PPKM Kabupaten Semarang Masih Terjadi Ketimpangan, Pemkab Dinilai Tebang Pilih, Ini Contohnya

Baca juga: Hari Pertama di Kabupaten Semarang, 45 Nakes Sudah Divaksinasi, Sehari Dibagi Tiga Sesi

Menurut Maskup, berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilbup Semarang 2020, Paslon Ngebas mengungguli Paslon Nomor Urut 1, Bintang Narsasi-Gunawan Wibisono (Bison), dengan raihan suara sebanyak 386.222 suara.

Penetapan itu lanjutnya, sesuai surat MK Nomor 165/PAN/MK.01/2021/ pada 20 Januari 2021 perihal Keterangan atas Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) yang menyatakan tidak ada gugatan atau perkara pemilu.

Ia menambahkan, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Kabupaten Semarang tahun 2020 melampaui target nasional, diangka 77,5 persen. Dan, menempati peringkat keenam dari 21 kabupaten/kota penyelenggara pilkada di Jawa Tengah.

"Tentu, ini partisipasi dari semua pihak. Alhamdulillah, tidak ada klaster penularan virus corona akibat pemilu sehingga pemilihan berjalan lancar dan semoga harapan masyarakat dapat diwujudkan paslon terpilih," katanya

Terpisah, Bupati Semarang Mundjirin mengapresiasi setiap tahapan yang dilakukan KPU bersama Bawaslu sehingga Pilkada berjalan damai, tanpa meninggalkan perselisihan.

Dia mengungkapkan, suksesnya Pilkada Kabupaten Semarang dapat tercapai karena kerja keras semua pihak dan partisipasi masyarakat yang sangat baik.

"Untuk itu, saya berharap kepada paslon terpilih, semoga dapat meneruskan dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Semarang. Mari kita dukung visi dan misi bupati dan wakil bupati periode 2021-2024," kata Mundjirin. (*)

Baca juga: Ada Cashback Rp 400 Ribu untuk Pembelian Vivo V20, Ini Spesifikasinya

Baca juga: Bobol Gudang PT Kobe di Banjarsari Solo, Pencuri Bawa Brankas Berisi Uang Rp 22 Juta

Baca juga: Bukan Hoaks, Puting Beliung Terekam Muncul di Waduk Gajahmungkur Wonogiri. Ini Penjelasan BMKG

Baca juga: Beredar Video Pengakuan Artis Amanda Manopo Sudah Menikah Dua Kali, Begini Komentar Billy Syahputra

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved