Berita Jawa Tengah

Jumlah Penerima Manfaat BST Kemensos Tahun Ini Berkurang di Karanganyar, Berikut Penyebabnya

Dinsos Kabupaten Karanganyar menyampaikan, jumlah penerima BST Kemensos tahun ini ada 21.412 penerima manfaat.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
Proses penyaluran BST Kemensos di Desa Popongan, Kecamatan Karanganyar, Jumat (15/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Jumlah penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos di Kabupaten Karanganyar menurun dibandingkan tahun sebelumnya. 

Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinsos Kabupaten Karanganyar, Gunarto menyampaikan, jumlah penerima BST Kemensos tahun ini ada 21.412 penerima manfaat.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap hingga April 2021.

Baca juga: Positif Covid-19, Lima Santriwati Asal Karanganyar Jalani Isolasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali

Baca juga: Tak Sekadar Dipaksa Libur, PKL yang Patuh Aturan di Karanganyar Ternyata Bakal Dapat Kompensasi

Baca juga: Data Satpol PP Karanganyar: Ada 98 Hajatan Digelar Selama Masa PPKM, Terbanyak di Gondangrejo

Baca juga: Dibubarkan Petugas, Acara Syukuran Kelahiran Anak di Gondangmanis Karanganyar, Begini Ceritanya

Dalam sekali penyaluran, penerima manfaat akan menerima uang senilai Rp 300 ribu.

Penyaluran bantuan tersebut sudah dilakukan sejak Selasa (12/1/2021). 

"Hari ini terakhir penyaluran untuk tahap pertama (Januari 2021)."

"Ini tadi di Kecamatan Mojogedang, Kerjo, dan Jenawi."

"Jika dibandingkan dengan tahun lalu, penerima BST tahun ini ada penurunan."

"Tahun lalu itu sekira 23 ribu penerima," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (15/1/2021). 

Dia menjelaskan, penurunan jumlah penerima bantuan tersebut lantaran adanya pemutakhiran data yang dihimpun petugas tingkat kecamatan hingga desa.

Lebih lanjut, setiap tahun Dinsos mengirimkan data ke Pemerintah Pusat untuk diverifikasi. 

"Jadi, yang sudah menerima bantuan PKH dan BPNT, tidak dapat."

"Ada juga yang sudah tidak valid semisal juga sudah meninggal, pindah, dan lainnya," ucapnya. 

Gunarto menuturkan, proses penyaluran BST, pemerintah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Sehingga penyaluran langsung dilakukan di balai desa setempat.

Dinas terkait telah melakukan monitoring dalam proses penyaluran bantuan.

Mengingat saat ini sedang berlangsung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga harus memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam penyalurannya pun dijadwal agar tidak ada kerumunan. 

"Sampai saat ini kami belum menerima laporan, berapa yang sudah tersalurkan dan yang belum," terang Gunarto. (Agus Iswadi)

Baca juga: Hati-hati, Jalan Pantura Tegal-Pemalang di Wanureja Banjir

Baca juga: Kali Rambut Pemalang Banjir, Puluhan Kerbau Digiring dan Dievakuasi ke Atas Jembatan

Baca juga: Tes Swab PCR Kini Bisa Dilakukan di RSI Muhammadiyah Kendal, Ruang Isolasi Juga Ditambah 21 Ruangan

Baca juga: Dua Lemari Khusus Penyimpan Vaksin Sudah Siap, Dinkes Kendal: Bakal Digunakan Mulai Februari 2021

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved