Berita Jawa Tengah
Oknum ASN Terjaring Operasi Yustisi di Pati, Lagi Asyik Karaokean dan Terindikasi Tenggak Miras
Seorang oknum ASN terjaring operasi yustisi yang dilakukan jajaran Polres Pati bersama Satpol PP Kabupaten Pati.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Seorang oknum ASN di Kabupaten Pati kepergok sedang asyik berkaraokean pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kamis (14/1/2021) sore.
Padahal, sesuai ketentuan dalam surat edaran Bupati Pati Haryanto, tempat karaoke tidak diizinkan beroperasi selama PPKM.
Oknum ASN tersebut terjaring operasi yustisi yang dilakukan jajaran Polres Pati bersama Satpol PP Kabupaten Pati.
Baca juga: Layanan Pendaftaran Ditutup Lebih Awal di MPP Pati, Sugiyono Sebut Selama Penerapan PPKM
Baca juga: Kabupaten Pati Masuk Kategori Wajib PPKM, Bupati: Tidak Akan Banyak Perubahan
Baca juga: Akhirnya Cair, Tunggakan Honor Tim Pemakaman Jenazah Covid-19 di Pati, Jumlahnya Capai Rp 614 Juta
Baca juga: Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam di Sukolilo Pati, Polisi Hanya Dapati Arena Kosong dan 28 Motor
Saat terjaring razia, ia masih mengenakan seragam batik.
Dia didapati tengah berada di ruangan sebuah tempat karaoke yang berada di Jalan Syekh Jangkung Pati, bersama Lady Escort/Lady Companion (LC) atau Pemandu Karaoke (PK).
"Ada satu ASN yang kami amankan di sebuah tempat karaoke."
"Kami ajak bicara masih bisa, tapi tidak stabil."
"Ada indikasi yang bersangkutan juga mabuk," ujar Kapolres Pati, AKBP Arie Prasetya Syafaat kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/1/2021).
Pihaknya belum bisa memastikan apakah oknum ASN tersebut dalam keadaan mabuk atau tidak.
Pihaknya masih akan mendalami hal ini.
Mengenai asal instansi oknum ASN tersebut, AKBP Arie mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
"Terkait data lebih lengkap, nanti setelah kami lakukan pemeriksaan," ujar dia.
Oknum ASN tersebut pun akhirnya digiring ke Mapolres Pati bersama pengelola karaoke dan puluhan pemandu karaoke. (Mazka Hauzan Naufal)
Baca juga: Kaji Tanah Bergerak di Banjaran Purbalingga, Bupati Tiwi Minta BPBD Gandeng Tim Geologi Jateng
Baca juga: Patroli PPKM di Purbalingga Terus Digiatkan, Pertokoan Diklaim Sudah Tutup Pukul 19.00 WIB
Baca juga: Warga Wonosobo Ini Kepergok Jual Kubis Hasil Curian, Beraksi di Kebun Desa Gembol Banjarnegara
Baca juga: Cerita Sedih Pedagang Nasi Goreng di Banjarnegara, Hari Pertama PPKM Banyak yang Terbuang Sia-sia