Breaking News:

PSBB Jawa Bali

Kabupaten Pati Masuk Kategori Wajib PPKM, Bupati: Tidak Akan Banyak Perubahan

Setelah ada surat edaran dari Mendagri, Pemkab Pati kini hanya tinggal menyesuaikan beberapa hal terkait aturan-aturan PSBB.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati, Haryanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memutuskan bahwa Kabupaten Pati termasuk dalam daerah yang melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa- Bali, pada 11 hingga 25 Januari 2021.

Bupati Pati Haryanto pun memaklumi kebijakan Pemprov Jateng tersebut.

Sebab, ia menyadari bahwa Kabupaten Pati saat ini berstatus zona merah (risiko tinggi) penularan Covid-19.

Baca juga: Gelap Mata, Kakek 65 Tahun di Blora Bacok Mantan Istri yang Berduaan dengan Pria Lain di Sawah

Baca juga: Konsep Belajar Daring di Masa PSBB, Disdikbudpora Kabupaten Semarang Masih Tunggu Petunjuk Teknis

Baca juga: Bakal Diterapkan Aturan Jam Malam di Kendal, Toko Hingga PKL Hanya Boleh Jualan Hingga Pukul 19.00

Baca juga: Persiapan Vaksinasi di Kota Tegal, Dinkes: Faskes Sudah Siap, Tinggal Menunggu Kedatangan Vaksin

"Sempat turun jadi zona oranye, tetapi merah lagi," kata dia kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (9/1/2021).

Menurut Haryanto, tidak akan ada persoalan dalam penerapan PPKM di Pati.

Sebab, hingga kini pihaknya masih memberlakukan Perbup Pati Nomor 49 Tahun 2020 dan Perbup Pati Nomor 66 Tahun 2020.

Keduanya juga mengatur pembatasan kegiatan masyarakat pada masa normal baru.

"Selain itu surat-surat edaran dengan ketentuan sejenis juga masih berlaku."

"Sebelum Natal dan Tahun Baru 2021 juga sudah ada pembatasan kegiatan masyarakat."

"Jam malam yang dahulu sempat dihentikan sudah diberlakukan lagi," jelas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved