Berita Purbalingga
Kaji Tanah Bergerak di Banjaran Purbalingga, Bupati Tiwi Minta BPBD Gandeng Tim Geologi Jateng
Jalan milik kabupaten yang melalui desa setempat juga terlihat adanya patahan di sejumlah titik, sehingga menyulitkan pengendara terutama motor.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi meninjau bencana alam berupa tanah bergerak di Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Kamis (14/1/2021).
Bupati Tiwi menyambangi sejumlah rumah yang terdampak tanah bergerak didampingi Plt Kepala DPUPR Kabupaten Purbalingga, Agus Winarno, dan Kalakhar BPBD Kabupaten Purbalingga, Umar Fauzi.
Baca juga: Patroli PPKM di Purbalingga Terus Digiatkan, Pertokoan Diklaim Sudah Tutup Pukul 19.00 WIB
Baca juga: Kepala Kemenag Purbalingga Minta Penghulu Tolak Nikahkan Pengantin yang Tak Patuh Protokol Kesehatan
Baca juga: AKBP Ganang Nugroho Widhi Jabat Kapolres Wonosobo, AKBP Fannky Ani Sugiharto Geser ke Purbalingga
Baca juga: Selama PPKM, Pedagang Hewan Luar Daerah Dilarang Berjualan di Purbalingga
Kepala Desa Banjaran, Muhamad Ichmun menceritakan jika kejadian berawal ketika hujan deras berlangsung sejak Rabu (13/1/2021) malam.
Wilayah tersebut memang biasa terjadi adanya tanah bergerak, utamanya ketika hujan dalam waktu lama.
Sejumlah warga juga sudah melaporkan retakan, baik di dinding maupun lantai rumah.
Di samping rumah, jalan milik kabupaten yang melalui desa setempat juga terlihat adanya patahan di sejumlah titik, sehingga menyulitkan pengendara terutama sepeda motor.
"Kerusakan parah terjadi di RT 19 RW 09 ada 6 rumah."
"Lalu di RT 17 ada dua rumah."
"Retakan bertambah parah ketika pagi tadi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/1/2021).
Sedikitnya ada 30 hingga 40 rumah yang terdampak tanah bergerak.
"Kami langsung survei ke beberapa rumah, ada yang cukup parah ada yang kerusakan ringan," ujar Bupati Tiwi kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/1/2021).
Bupati pun memerintahkan BPBD untuk bekerja sama dengan ESDM dan Tim Geologi Provinsi guna melakukan kajian tanah bergerak di Desa Banjaran.
Pemkab Purbalingga akan membantu material bangunan, bagi warga yang rumahnya rusak akibat tanah bergerak namun masih bisa ditempati.
Bantuan material akan diserahkan kepada pemerintahan desa untuk mengelola.
Bupati menyampaikan, perbaikan rumah ini sambil menunggu hasil kajian ESDM dan geologi.