Breaking News:

Berita Purbalingga

Selama PPKM, Pedagang Hewan Luar Daerah Dilarang Berjualan di Purbalingga

Selama PPKM, pedagang hewan ternak dari luar daerah dilarang berjualan di Pasar Hewan Purbalingga.

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kabag Ops Polres Purbalingga AKP Pujiono saat ditemui di Purbalingga, Rabu (13/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pedagang hewan ternak dari luar daerah dilarang berjualan di Pasar Hewan Purbalingga.

Namun demikian, perekonomian harus tetap berjalan 100 persen dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari pengetatan protokol kesehatan di pasar hewan Purbalingga.

Aturan tersebut mewajibkan seluruh masyarakat, baik pedagang atau pembeli, meningkatkan protokol kesehatan.

"Kalau dalam kota, masih diperbolehkan. Semua pedagang yang luar kota kami imbau agar kembali ke rumah masing-masing dan berjualan di kampungnya," ujar Kabag Ops Polres Purbalingga AKP Pujiono, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Pemkab Purbalingga Alokasikan Dana Rp 68 Miliar untuk Perbaikan Jalan, Ini Ruas yang Bakal Ditangani

Baca juga: Sungai Ranu Meluap, 80 Rumah di Cilapar Purbalingga Kebanjiran

Baca juga: Hati-hati, Ada Akun Palsu Facebook Bupati Purbalingga. Minta Uang Hingga Pulsa ke Netizen

Baca juga: Selama PPKM, Penumpang Bus dari Luar Purbalingga Wajib Tunjukkan Hasil Negatif Rapid Tes Antigen

Sebelumnya, tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Purbalingga yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan dan Satpol PP, sempat melakukan penyekatan di wilayah perbatasan.

Penyekatan dilakukan di tiga perbatasan besar, yaitu ada di sekitar Karangreja, Bukateja, dan Jompo, dan perbatasan kecil, semisal di Kaligondang dan Padamara.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Purbalingga sepakat, dalam masa PPKM untuk melakukan penyekatan terhadap kendaraan yang masuk.

Warga dari luar wilayah yang akan masuk ke Purbalingga dicek kelengkapan surat-surat kesehatannya, semisal hasil swab antigen.

Penyekatan tersebut akan berlaku sampai 25 Januari 2021 di semua perbatasan di wilayah Purbalingga.

Patroli juga akan dilakukan di sekitar daerah objek wisata, warung-warung, dan pasar tradisional untuk melakukan penertiban jika ada pelanggaran protokol kesehatan. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Kasus Anak Polisikan Ibu di Demak Berakhir Damai, Agesti Ayu Dihadiahi Dedy Mulyadi Biaya Kuliah

Baca juga: Vaksinasi Covid di Jateng Dimulai Kamis Besok, Ganjar: Nakes Kita Siap dan Fasih

Baca juga: Niat Pemuda asal Kebumen Bawa Kabur Motor di Ajibarang Banyumas Gagal, Tepergok dan Diteriaki Maling

Baca juga: Presiden Hanya Usulkan Satu Nama ke DPR, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Calon Tunggal Kapolri

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved