Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Layanan Pendaftaran Ditutup Lebih Awal di MPP Pati, Sugiyono Sebut Selama Penerapan PPKM

Sampai saat ini MPP Kabupaten Pati masih menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
DOKUMENTASI - Bupati Pati Haryanto dan jajarannya meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) yang masih dalam proses pembangunan, Sabtu (28/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pati, pendaftaran di Mal Pelayanan Publik (MPP) tutup lebih awal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pati, Sugiyono, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Terjadi Lagi, Ribuan Ikan Siro Terdampar di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Warga Berebut Memungutinya

Baca juga: Karena Sudah Over Kapasitas, 43 Napi Lapas Semarang Dipindah ke Nusakambangan Cilacap

Baca juga: Jalan Antarkabupten di Trimulyo Wadaslintang Ambles 10 Meter, Jalur Wonosobo-Kebumen Putus

Baca juga: 5 Berita Populer: Polsek Petanahan Kebumen Diteror Order Fiktif-Anak di Demak Kekeuh Polisikan Ibu

"MPP pelayanan tetap jalan seperti biasa, yakni hingga pukul 14.15."

"Namun untuk pendaftaran pelayanan (yang biasanya dibuka hingga pukul 13.30), sementara waktu hanya hingga pukul 12.00."

"Setelah itu pendaftatan langsung ditutup," ungkap dia kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (12/1/2021).

Ia menambahkan, terkait pelaksanaan protokol kesehatan, tidak ada perbedaan khusus sebelum dan setelah adanya PPKM.

Ia menerangkan bahwa sampai saat ini MPP masih menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Sugiono menyebut, jumlah pendaftar yang masuk setiap hari di MPP Pati berada di kisaran 150 sampai 200 pendaftar. 

Namun, demi menerapkan protokol kesehatan, pihaknya hanya menyediakan 40 kursi tunggu di dalam ruangan.

"Selain itu, dalam tempo dua hari sekali, dilakukan penyemprotan disinfektan," ungkap dia.

Sugiyono mengatakan, semenjak MPP dibuka, masyarakat cukup antusias untuk mengakses layanan di dalamnya.

Hal ini lantaran masyarakat tak perlu repot mengurus pelayanan dari satu tempat ke tempat lain.

Mereka cukup mengurus semua keperluan pelayanan publik melalui MPP saja.

"Kami selalu memberi imbauan kepada masyarakat agar ketika mengurus keperluan di MPP, mereka tetap menerapkan protokol kesehatan 3M."

"Selain itu, apabila di dalam sudah penuh, terpaksa masyarakat kami minta mengantre di luar," pungkas dia. (Mazka Hauzan Naufal)

Baca juga: Vaksinasi Masih Menunggu Instruksi Pusat, DKK Karanganyar: Kabarnya Mulai Februari 2021

Baca juga: Hari Pertama PPKM di Karanganyar, Masih Dijumpai Warung dan Toko Buka Melebihi Ketentuan

Baca juga: Lihat Tempat Wisata dan Restoran di Jateng Langgar Aturan PPKM? Lapor, Ada Hadiah Paket Rp 200 Ribu

Baca juga: 5 Berita Populer: Polisi Tangkap Pelaku Jual Beli Landak Banyumas-Daftar 23 Wilayah PSBB di Jateng

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved