Breaking News:

Berita Travel

Punya Wahana Baru, Gumuk Reco di Sepakung Banyubiru Semarang Kini Dilengkapi Jembatan Kaca

Objek Wisata Gumuk Reco di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menambah wahana baru berupa jembatan kaca.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Wisatawan berfoto di atas jembatan kaca di Objek Wisata Gumuk Reco di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Minggu (10/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Objek Wisata Gumuk Reco di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menambah wahana baru berupa jembatan kaca.

Kepala Desa Sepakung Ahmad Nuri mengatakan, wahana baru ini terbuat dari kaca setebal 17,3 milimeter dan telah melalui uji beban.

Jembatan ini memiliki panjang 6 meter dan lebar 2 meter.

"Kami akan buka secara resmi mulai besok, Senin (11/1/2021). Uji beban dilakukan perwakilan Perhutani serta masyarakat yang berkunjung," terangnya, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Gara-gara Corona, Desa Sepakung Banyubiru Pasok Setiap RW Dengan Jaringan Internet Gratis

Baca juga: Pertama Sejak 1992, Banjir di Jalur Ambarawa-Banyubiru Kabupaten Semarang, Banyak Motor Mogok

Baca juga: Jalur Menuju Kawasan Wisata di Kabupaten Semarang Ditutup Mulai Pukul 17.00

Baca juga: Di Kabupaten Semarang, Karena ini Angka Kecelakaan Menurun Dibanding Musim Libur Natal Tahun Lalu

Ia menambahkan, dalam uji beban yang dilakukan internal manajemen pengelola Objek Wisata Gumuk Reco, melibatkan 12 orang.

Kemudian, perwakilan Perhutani dan pengunjung melibatkan 14 orang.

Pihaknya mengungkapkan, sesuai rencana, ketika sudah dibuka nantinya, jembatan hanya boleh dinaiki maksimal tiga orang secara bersamaan.

Batas maksimal berat badan masing-masing wisatawan ditetapkan 65 sampai 70 kilogram.

"Setiap pengunjung wajib memakai sandal khusus, dilarang bersandar di besi pengaman tepi, serta dilarang berfoto dengan meloncat di atas jembatan kaca," katanya.

Ahmad Nuri menyatakan, pembangunan wahana baru di kawasan Obyek Wisata Gumuk Reco ini dikerjakan selama dua bulan dengan biaya dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan bantuan Gubernur Jawa Tengah untuk desa wisata senilai Rp 100 juta. (*)

Baca juga: Kakak Beradik asal Sragen Jadi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air, Niatnya Hanya Sehari di Pontianak

Baca juga: Warga Srinahan Pekalongan Jadi Korban Laka Sriwijaya Air, Keinginan Ayah Disuapi Tak Akan Terwujud

Baca juga: Pembatasan Kegiatan Berlaku Mulai Besok, Berikut Panduan Melakukan Perjalanan di Jawa dan Bali

Baca juga: Menyusul Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip, Paus Fransiskus Bakal Divaksin di Vatikan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved