Berita Jawa Tengah

Jalur Menuju Kawasan Wisata di Kabupaten Semarang Ditutup Mulai Pukul 17.00

Kepala Dishub Kabupaten Semarang, Rudibdo mengatakan, penutupan jalan menyasar jalur menuju area publik yang berpotensi timbulkan kerumunan.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Pengumuman penutupan jalan di wilayah Kabupaten Semarang pada Kamis (31/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Dishub Kabupaten Semarang bakal menutup sejumlah jalur menuju lokasi wisata.

Kebijakan itu diberlakukan guna mengantisipasi kerumunan yang rentan menjadi penyebaran virus corona (Covid-19).

Kepala Dishub Kabupaten Semarang, Rudibdo mengatakan, penutupan jalan juga menyasar jalur menuju area publik yang disinyalir berpotensi menimbulkan kerumunan.

Baca juga: Komentar Asisten Pelatih PSIS Semarang Soal Nasib Liga 1: Kami Sudah Capek Disuruh Menunggu

Baca juga: Ansor Jateng: Miris, Bandungan Semarang Jadi Lokasi Latihan Jaringan Terorisme

Baca juga: Di Kabupaten Semarang, Karena ini Angka Kecelakaan Menurun Dibanding Musim Libur Natal Tahun Lalu

Baca juga: RSUD Wongsonegoro Semarang Belum Buka Layanan Rapid Test Antigen, Ini Alasannya

Penutupan itu, lanjutnya, seperti jalan menuju Alun-alun Bung Karno Ungaran, Alun-alun Lama Ungaran.

Objek Wisata Eling Bening, Objek Wisata Bukit Cinta, Objek Wisata Candi Gedongsongo, dan yang menuju Susan Spa Bandungan.

“Penutupan kami mulai pukul 17.00, hari ini hingga Jumat (1/1/2021) pagi."

"Ruas jalan dan area keramaian yang ditutup akan dijaga petugas gabungan."

"Upaya ini dilakukan untuk menekan terjadinya kerumunan menjelang malam pergantian tahun,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (31/12/2020).

Menurut Rudibdo, khusus PKL yang berjualan di Alun-alun Lama Ungaran diperbolehkan berjualan hingga pukul 22.00.

Apabila sampai waktu yang ditetapkan tidak ditutup petugas Satpol PP bersama TNI dan Polri akan melakukan pembongkaran.

Dia menambahkan, disamping penutupan sejumlah ruas jalan dan objek wisata, anggota Polres Semarang bersama TNI dan instansi terkait juga menggelar patroli berskala besar.

“Kami juga akan menempatkan petugas gabungan pada sejumlah titik lokasi menuju objek wisata."

"Ketentuan itu ditujukan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan kecuali warga setempat."

"Kami mengimbau agar warga tetap di rumah saja dan mematuhi protokol kesehatan,” katanya

Diberitakan sebelumnya, Dispar Kabupaten Semarang melarang pengelola destinasi wisata maupun taman rekreasi menggelar perayaan menyambut malam Tahun Baru 2021.

Larangan itu tidak lain untuk melindungi masyarakat sebagai upaya pencegahan dari penularan virus corona (Covid-19).

Larangan itu juga menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Dispora Jateng Nomor 556 Tahun 2020.

“Petugas gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten Semarang akan senantiasa melakukan pengawasan terhadap objek wisata."

"Jika diketahui ada destinasi wisata tetap menggelar perayaan malam Tahun Baru 2021, petugas di bawah komando Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang berhak membubarkan,” ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Viral Video Bullying Remaja Putri di Cilacap, Polisi: Katanya Karena Emosi Sesaat

Baca juga: Luwesnya Sinterklas Menari Sufi di Gereja St Theresia Majenang, Begini Suasana Misa Natal di Cilacap

Baca juga: Tak Sekadar di Pasar Wage Purwokerto, Dua Pasar di Banyumas Juga Senasib, Cabai Diolesi Cat Merah

Baca juga: Catatan Akhir Tahun BNNK Banyumas: Rehabilitasi, 80 Persen Pengguna Narkoba Usia 15 Hingga 20 Tahun

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Jawa Tengah
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved