Breaking News:

Berita Jateng

RSUD Wongsonegoro Semarang Belum Buka Layanan Rapid Test Antigen, Ini Alasannya

Namun, RSUD Wongsonegoro Semarang sejauh ini belum menyediakan layanan rapid test antigen bagi orang yang hendak berpergian.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Direktur RSUD Wongsonegoro Semarang, Susi Herawati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan kebijakan bagi para pelaku perjalanan untuk mengantongi surat hasil rapid test antigen.

Namun, RSUD Wongsonegoro Semarang sejauh ini belum menyediakan layanan rapid test antigen bagi orang yang hendak berpergian.

Direktur RSUD Wongsonegoro Susi Herawati mengakui, sudah ada beberapa orang yang datang ke RSUD untuk meminta dilakukan rapid test antigen. Namun, pihaknya belum membuka pelayanan tersebut.

Saat ini, RSUD Wongsonegoro hanya melayani swab test PRC bagi warga yang hendak tes mandiri. Biaya swab sebesar Rp 875 ribu.

Hasil swab tersebut akan diketahui sehari setelah test dilakukan.

"Rata-rata, hasilnya satu hari sudah keluar. Maksimal tiga hari," ucap Susi, Minggu (27/12/2020).

Menurutnya, test swab PCR tentu lebih akurat untuk mendeteksi Covid-19.

Apabila seseorang melakukan rapid test antigen dengan hasil reaktif, yang bersangkutan harus tetap dilakukan swab test untuk mengetahui dan memastikan apakah yang bersangkutan benar-benar terinfeksi Covid-19.

"Semisal, hasil rapid antigen reaktif harus diswab untuk kepastian bahwa itu Covid-19," paparnya.

Dia melanjutkan, RSUD masih fokus melakukan penanganan pasien Covid-19 lantaran jumlah pasien yang datang semakin meningkat akhir-akhir ini.

Mereka mengalami gejala sedang dan berat, sehingga perlu pelayanan yang intensif.

Belum lama ini, Susi juga baru menambah ruang isolasi untuk menampung pasien Covid-19 di RSUD Wongsonegoro. Karena itu, pihaknya belum memikirkan pelayanan rapid test antigen.

"Kami tambah 20 tempat tidur. Jadi, sekarang total 186 tempat isolasi biasa dan 26 tempat isolasi ICU. Saat ini, fokus kami ke penanganan pasien covid, belum ke antigen. Rencana, pekan depan akan melakukan pengadaan alat untuk antigen," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved