Kamis, 7 Mei 2026

Berita Semarang

Dua Begal Sadis di Jalan Halmahera Semarang Ditangkap, Mengaku Butuh Uang untuk Beli Congyang

Dua begal sadis yang beraksi di Jalan Halmahera Semarang ditangkap polisi. Mereka membegal karena butuh uang untuk membeli congyang.

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Reza Gustav Pradana
DIGIRING - Riski (depan) dan Dimas (belakang), pelaku begal sadis yang melukai warga di Jalan Halmahera Semarang, Jawa Tengah, digiring penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang ke tahanan, Rabu (8/4/2026). Keduanya mengaku membegal karena kehabisan uang untuk membeli minuman keras (miras) congyang. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi menangkap dua pelaku begal sadis di Jalan Halmahera Semarang.
  • Keduanya membegal dan melukai korban hingga mendapat 17 jahitan karena tak punya uang untuk membeli congyang.
  • Sebelum beraksi, keduanya pesta miras sejak dini hari dan telah habis 3 botol congyang.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Dua begal sadis di Jalan Halmahera, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah, dibekuk polisi, Rabu (8/4/2026).

Keduanya tega membegal dan melukai korban hingga mendapat 17 jahitan karena kehabisan uang untuk membeli minuman keras (miras) congyang.

Bahkan, sebelum beraksi pada Minggu (5/4/2026) pagi, keduanya mengaku menenggak tiga botol congyang sejak dini hari.

Kedua pelaku yang kini ditetapkan tersangka adalah Riski alias Dito (25) dan Dimas alias Weng (24). 

Saat digiring ke tahanan Mapolrestabes Semarang, keduanya terlihat memakai baju tahanan oranye, tangan diborgol, melewati halaman mapolrestabes dengan pengawalan sejumlah polisi.

Kapolrestabes Semarang Brigjen Pol M Syahduddi mengungkapkan, aksi pembegalan secara brutal itu terjadi dalam kondisi pelaku masih dipengaruhi alkohol.

"Berdasarkan pengakuan, sebelum melakukan aksinya, kedua pelaku minum minuman keras jenis congyang sejak pukul 02.00 dini hari, sebanyak tiga botol," kata Kapolrestabes, Rabu.

Baca juga: Dibegal saat Hendak Ibadah Paskah, Warga Halmahera Raya Semarang Dapat 17 Jahitan di Pipi

Sekitar pukul 05.30 WIB, minuman tersebut habis. 

Dalam kondisi mabuk dan tidak memiliki uang, keduanya kemudian mencari cara jahat untuk mendapatkan uang.

"Karena ingin membeli minuman keras kembali namun tidak memiliki uang, timbul niat untuk melakukan pencurian dengan kekerasan dengan menyasar korban secara acak," imbuh Kapolrestabes.

Bersenjatakan Pisau Lipat

Target mereka jatuh pada dua perempuan yang hendak beribadah ke gereja di pagi hari.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/4/2026), sekitar pukul 06.30 WIB, di Jalan Halmahera Nomor 19, RT 06 RW 05, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.

Saat itu, ACH (31) sedang menunggu di depan rumah temannya atau korban, Yovita Haryanto (30), untuk berangkat ke gereja. 

Tiba-tiba, dua pelaku datang berboncengan motor dan langsung meminta barang milik korban. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved